'

SDN Kutamaneuh Jadikan Sekolah UKS

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

SDN Kutamaneuh yang beralamat di Jalan Pajajaran Desa Cikujang Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, terus berupaya mewujudkan sekolah yang berkualitas dan berprestasi, sesui dengan visi dan misi yang selalu menjadi pedoman dari sebuah keberhasilan yang diraih sekolah tersebut. Berikut uraian visi dan misi SDN Kutamaneuh:

VISI

TERWUJUDNYA SEKOLAH YANG BERKUALITAS, BERPRESTASI MENGHASILKAN LULUSAN YANG HANDAL DENGAN DIDASARI AKHLAK MULIA

MISI

1.MENERAPKAN PEMBELAJARAN PAKEM
2.MENGEMBANGKAN KREATIVITAS PESERTA DIDIK
3.MENGEMBANGKAN POTENSI PESERTA DIDIK MELALUI KEGIATAN PENGEMBANGAN DIRI
4.MEMBINA SISWA SECARA OPTIMAL
5.MENGADAKAN BIMBINGAN BELAJAR SECARA EPEKTIF
6.MEMOTIVASI GURU/SISWAYANG BERPRESTASI DENGAN MEMBERIKAN PENGHARGAAN
7.MENINGKATKAN WAWASAN GURU MELALUI KKG/KKKS
8.MENERAPKAN MBS

Sekolah yang dibangun diatas tanah seluas 1500 m2 , bediri pada tahun 1980. Memiliki jumlah 9 rombongan belajar (rombel) dan 7 ruang belajar serta satu ruang kantor. Dengan diisi oleh 394 siswa. Selain itu, memiliki 10 Guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) termasuk kepala sekolah 2 Guru Honor, petugas kebersihan, petugas perpustakaan dan TU. Seluruh staf pengajar yang ada dinilai cukup handal karena dibekali ilmu yang memadai sesuai dengan Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional Tahun 2003. Selain itu, sesuai dengan tuntutan di era globalisasi saat ini guru di sekolah itu juga diharuskan untuk memiliki pola pikir dan pola tindak terutama dalam mengimplementasikan dan mengembangkan kurikulum (KTSP) yang berlaku sekarang. Disamping itu, perubahan pola pikir dan pola tindak dalam mengelola kelas dan melaksanakan proses pembelajaran, setiap guru disekolah tersebut dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan khususnya layanan proses pembelajaran sesuai dengan standar proses dan sesuai dengan Permendiknas nomor 41 tahun 2007. Sehingga sekolah tersebut memiliki banyak prestasi, SDN Kutamaneuh bias mengantongi banyak penghargaan dari berbagai perlobaan baik antar sekolah, kecamatan atau tingkat daerah. Misalnya saja, sebagai juara I lomba pidato, juara I lomba siswa berprestasi, juara III sajak sunda, dan masih banyak lagi piagam penghargaan yang telah diperoleh sekolah tersebut.
Sekolah itu dipimpin oleh seorang Kepala Sekolah yang berkualitas dan profesional. Kuraesin, adalah sosok seorang pemimpin yang telah mampu memberikan dorongan kepada seluruh tenaga pendidik di sekolah tersebut. Ia adalah pigur kepala sekolah yang selalu optimis dalam bekerja. Harapanya tidak pernah luntur untuk tetap berdiri kokoh dalam menciptakan kemajuan dunia pendidikan terutama di sekolah yang dipimpinya. “Kami tetap optimis untuk dapat memajukan sekolah ini lebih baik ke depan. Sebab kami melihat potensi yang ada cukup memadai dan kami tidak akan henti-hentinya menggali potensi yang ada. Kami pun bersyukur sekolah ini terpilih menjadi sekolah UKS,” jelas wanita ramah yang memiliki moto hadapi segala sesuatu dengan tegar ini.

Kekurangan 3 Lokal Kelas

Apabila dicermati dari sisi kualitas SDM dan program yang digulirkan, sekolah itu memiliki kualitas yang memadai. Namun, jumlah kelas yang dimiliki belum menunjang sebab hanya memiliki 7 lokal yang dipergunakan 394 siswa. Bahkan, dalam satu kelasnya diisi oleh siswa sebanyak 76 siswa dan itu sangat jauh jika dibanding Standar Pelayanan Minimal (SPM) yakni jumlah siswa perkelas harus 28 siswa. “Kami sudah mengajukan proposal kepada pemeintah dan sampai saat ini belum mendapat tanggapan, ” tutur Kuraesin kepada SukabumiZone.com. Karena itu, ia berupaya menjalin kerjasama dengan berbagai elemen melalui komite sekolah untuk terus mendongkrak keberhasilan pendidikan di sekolah yang dipimpinya tersebut. “ Saya yakin dengan kebersamaan maka tujuan kami dapat tercapai sesuai dengan visi dan misi yang selalu kami pegang teguh,”imbuhnya.Sep

INFORMASI TERBARU

SDN Kutamaneuh kembali mendapat piala penghargaan pada lombaan PAI tingkat kecamatan 9 November 2011 lalu. Perlombaan yang dimenangkan adalah: Juara 1 MHQ Putra dan Juara 1  LCC tingkat kecamatan, . Untuk itu sekolah tersebut terus mempertahankan dan meningkatkan kualitas prestasi yang telah dan akan diraihnya. Red

SDN Kutamaneuh Peroleh Dukungan Masyarakat

“Lakukan Rehab Satu Lokal Kelas”

SUKABUMI Kab,– Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kutamaneuh di Jalan Pajajaran Desa Cikujang Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi, bekerjasama dengan masyarakat merehab sebuah bangunan semi permanen yang hampir ambruk karena sudah lama tidak diperbaharui. Peranserta masyarakat tersebut tentunya tidak terlepas dari peranan kepala sekolah yang telah mampu membedah pola pikir masyarakat untuk sadar terhadap dunia pendidikan.
“Alhamdulillah ternyata masyarakat disini cukup antusias terhadap pendidikan. Itu terbukti, dari dukungan mereka untuk merehab bangunan semi permanen bekas gudang yang semula hampir ambruk kini sudah dapat tipergunakan untuk kegiatan belajar mengajar. Ya, meskipun masih semi permanen tapi layak digunakan, “tutur Kepala Sekolah SDN Kutamaneuh Kuraesin kepada SukabumiZone.Com.
Menurutnya, dukungan dari masyarakat tersebut juga tidak terlepas dari rengrengan komite yang selalu membantu pihak sekolah. “Perehaban ini dilakukan atas dasar musyawarah wali murid beserta komite sekolah. Jadi sebenarnya, peranan yang paling utama dalam pembangunan ini adalah komite. Untuk itu, kami sangat berterimakasih kepada masyarakat dan komite yang mau berpartisipasi mendukung kemajuan pendidikan di SDN ini,”paparnya.
Ia mengulas, bahwa sekolah yang dipimpinya tersebut kekurangan tiga lokal kelas dari seluruh kelas yang dimiliki yakni sebanyak tujuh kelas yang dipergunakan 9 rombongan belajar dengan jumlah siswa sebanyak 382 siswa. “Jadi kondisi saat ini cukup memprihatinkan dimana dalam satu kelas itu diisi sekitar 50 siswa dan itu jauh dari standar,”tandasnya.
Ia pun mengaku, sering meminta bantuan untuk pembangunan kepada pemerintah. Namun, hasilnya tetap nihil. “Mudah-mudahan harapan kami dapat dikabulkan oleh pemerintah demi kemajuan dan kualitas pendidikan. Bagai mana kami dapat mencetak anak didik dengan maksimal apabila sarana dan prasarananya tidak menunjang,”tandasnya. Sep