>Seni Teradisional Uyeg Dijadikan Seni Unggulan

>

SUKABUMI KOTA–Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jawa Barat, hari Selasa, 20 September 2011, bertempat di Gedung Pusat Kajian Islam Kota Sukabumi, menyelenggarakan sosialisasi revitalisasi, dan diskusi seni tradisional Teater Rakyat Uyeg, sebagai salah satu seni tradisional unggulan, atau seni tradisional icon Kota Sukabumi. Seni tradisional tersebut, ditampilkan oleh Padepokan Seni Rawayan Kota Sukabumi, Pimpinan Wilang Sundakalangan, dengan judul ceritera Sadar Ditatar Siluman, karya salah seorang budayawan Kota Sukabumi, Alamarhum Anis Djatisunda, dan Sutradara Cece Suhanda.

Sosialisasi revitalisasi dan diskusi seni tradisional yang dibuka secara resmi oleh Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. ini, dihadiri Wakil Walikota Sukabumi, Doktor H. Mulyono, M.M., Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, H. Mohamad Muraz, S.H., M.M., unsur Koordinasi Pimpinan Daerah, Pimpinan dan Anggota DPRD, para Asisten, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Kepala Sekolah, para Pengawas Kesenian TK, SD, SMP, SMA dan SMK, para Guru Kesenian, para Pengurus Sanggar Seni dan para Seniman, para pelajar SMP, SMA dan Mahasiswa, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Walikota Sukabumi menjelaskan, Pemerintah Kota Sukabumi sangat apresiatif atas dilaksanakannya kegiatan tersebut, dengan menampilkan salah satu seni tradisional Kota Sukabumi, yakni seni Teater Rakyat Uyeg, yang pernah mengharumkan nama Kota Sukabumi di Tingkat Nasional. Namun demikian, menurut Walikota Sukabumi, belum tentu seluruh warga masyarakat, khususnya Kota Sukabumi dan umumnya Jawa Barat, mengenal seni tradisional tersebut. Walikota Sukabumi mengatakan, dilaksanakannya kegiatan ini, sebagai salah satu bentuk nyata tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Sukabumi, dalam upaya melestarikan seni budaya Sunda warisan seni budaya bangsa, khususnya seni Teater Rakyat Uyeg Kota Sukabumi.

Sementara Kepala Disbudpar Provinsi Jawa Barat, Insinyur H. Herdiwan, M.M., selaku Ketua Panitia Penyelenggara menjelaskan, upaya dalam melestarikan seni tradisional, merupakan perjuangan yang sangat berat. Namun demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Disbudpar Provinsi Jawa Barat, akan berupaya optimal melestarikan seni tradisional, yang ada di Kota dan Kabupaten di Jawa Barat. Untuk itu, Disbudpar Provinsi Jawa Barat, akan membantu Pemerintah Kota dan Kabupaten di Jawa Barat, dengan memberi bantuan dana, untuk melestarikan seni tradisional yang ada di daerahnya masing-masing.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Disbudpar Provinsi Jawa Barat, menyerahkan Piagam Penghargaan dan Cinderamata, kepada Walikota Sukabumi, H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si., Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporabudpar) Kota Sukabumi, Drs. Beni Haerani, M.M., dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Sukabumi, Drs. Ayep Supriatna, M.M. Red

Lihat Juga...