Calon Pelanggan PLN Area Sukabumi Masih Mengantri


SUKABUMIZONE.COM,SUKABUMI– Di tengah upaya PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Sukabumi Distribusi Jawa Barat dan Banten (DJBB) dalam melakukan peningkatan keandalan jaringan untuk mendistribusi listrik kepada pelanggan, ternyata di sisi lain PLN masih dirundung masalah dengan menumpuknya daftar pelanggan pasang baru yang membutuhkan pelayanan cepat dan tepat sesuai dengan janji PLN itu sendiri. Tersendatnya matrial yang dipasok pabrikan sebagai rekanan PLN masih dirasakan hingga kini. Pelanggan pasang baru harus rela mengantri lebih lama dari waktu yang dijanjikan PLN yakni 10 hari nyala.
Seperti halnya data yang tercatat PT. PLN Rayon Cikembar, sekitar 1.100 pelanggan pasang baru harus rela menanti. Bahkan, ada diantaranya telah menunggu selama satu bulan.” Sebenarnya pasokan material berangsur normal namun, dampak dari tahun sebelumnya dengan jumlah antrian kurang lebih 2.200 pelanggan pasang baru masih dirasakan walaupun angkanya sudah menurun,” kata Manajer PT. PLN Rayon Cikembar Aas Kosasih melalui SPV. Administrasi Widiyanto kepada wartawan www.sukabumizone.com.
Ia berharap pelanggan bisa memaklumi hal tersebut. Sebab, PLN pun tidak berharap masalah itu terjadi yang akan merugikan PLN.” Dengan adanya masalah ini PLN juga rugi karena banyak energi yang semestinya cepat terjual menjadi terhambat,” singkatnya.
Sementara itu, di jumpai usai melakukan apel gempur peduli jaringan listrik bersama masyarakat di Kecamatan Sagaranten Manajer PT. PLN Area Sukabumi Arif Pramudya menjelaskan, masalah pengadaan material yang sebelumnya terhambat akibat pasokan dari pabrikan mulai membaik. Meskipun tak dipungkiri dampaknya masih dirasakan.” Sebab itu, kami meminta agar pelanggan dapat bersabar,” jelas Arif.
Ia menghimbau, agar pelanggan tidak tergiur untuk menggunakan jasa calo. Sebab, akan merugikan pelanggan itu sendiri.” Apabila membutuhkan pelayanan PLN pelanggan tinggal menghubungi Call Centre 123 atau kantor pelayanan terdekat. Yang pasti 10 hari nyala akan terus kami upayakan. Semoga di akhir tahun ini masalah daftar antri bisa tuntas,” pungkasnya. Her/Sep

Lihat Juga...