Desa Sirnaresmi Lakukan Penanaman Seribu Pohon

f312729801cf9a098b817e9394a25d6b_xl

GUNUNGGURUH – Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, lakukan penanaman seribu pohon Kamis, (29/09).
Kegiatan tersebut dilakukan di Kampung Sindangkertra dengan diikuti dari berbagai elemen. Diantanya, camat, muspika, perangkat desa, BP3K, ormas dan lain sebagainya. Hal tersebut, dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Kepala Desa Sirnaresmi, Rizal Indarsyah mengatakan, dengan aksi penanaman seribu pohon ini, agar terjadi keseimbangan penghijauan pada alam. Aksi ini hanya aksi kecil dibanding luasnya pemanasan Global yang terjadi. Namun, begitu berharap gerakan ini dapat menjadi salah satu aksi yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat. “Dampak banyaknya pertambangan yang tidak ada penghijawan saat ini sangat mengkhawatirkan. Maka dari itu, saat ini kami bersama masyarakat dan pemerintah terkait melakukan penghijawan dengan menanam seribu pohon di tanah seluas emapat hektare,” kata Rizal kepada www.sukabumizone.com, Kamis, (29/09).

Lanjut Rizal, kedepan pihaknya akan merencanakan untuk melakukan penghijawan di lahan seluas 20 hektare. Adapun, pohon yang ditaman. Seperti, Pohon Cemara, Kayu Damar, Katus dan Poka, “Mudah-mudahan dengan adanya gerakan ini dapat menggugah masyarakat akan pentingnya penghijawan,” ujarnya.

Sementara, Camat Gunungguruh, Yudi Mulyadi berharap, gerakan ini bukan yang terakhir melainkan aksi yang berkelanjutan sehingga dapat mengambil manfaat dari alam yang ditempati sehingga masyarakat dapat hidup dengan baik. “Terdapat tiga desa yang sangat berfotensi. Diantaranya, Desa Gunungguruh, Desa Sirnaresmi dan Desa Cikujang. Otomatis, diperlu langkah penanggulangan yang sangat strategis sehingga dapat merasa aman dan nyaman,” harapnya.

Kegiatan ini, salah satu program kemasyarakatan yang mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga sekitar untuk terlibat secara aktif melakukan penghijuan dengan menanam pohon yang produktif dan sekaligus bermanfaat untuk lingkungan. “Setelah adanya penghijawan, wilayah ini berpotensi menjadi agrobisnis. Kami harap pada tahun 2017 mendatang seluruh harapan dapat terwujud,” pungkasnya.Bambang

Lihat Juga...