Sejumlah Aktifis Tuntut Bupati Sukabumi Agar Objektif Merotasi Pejabat

f8962b38d084bb71422c647212a76f57_xl

SUKABUMI – Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi terpilih pasangan Marwan-Adjo dituntut para aktifis Sukabumi agar dapat menempatkan pejabat sesuai keahliannya serta memiliki kinerja dan integritas yang tinggi. Tuntutan tersebut, sejumlah aktifis Sukabumi meminta pasangan Marwan-Adjo agar objektif dalam merotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi. “Saya minta bupati untuk menempatkan orang-orang yang ahli sesuai bidang tugas dan jabatannya. Hal ini, mengingat pertengahan Agustus ini, Bupati dan Wakil Bupati terpilih sudah bisa merotasi sejumlah pejabat,” kata Aktivis Solidaritas Mahasiswa Sukabumi (Somasi) Aris Rindiansyah kepada www.sukabumizone.com Kamis, (18/08).

Menurut Aris, keliru jika seseorang pejabat salah penempatan atau tidak sesuai keahliannya karena tidak mampu mengemban tugas yang diamanatkan untuk membangun daerah di berbagai bidang ekonomi, sosial, politik, dan budaya. “Jangan sampai orang yang tidak punya kemampuan di tempatkan di suatu jabatan tertentu. Nantinya bukan hanya membangun, melainkan merusak hal yang sudah ditentukan,” tandasnya.

Wakil Ketua PB Himasi Dede Abdul Latief menambahkan, alangkan baiknya proses pemilih pejabat di jajaran kabinet Marwan-Adjo ini dilakukan secara terbuka. Sehingga masyarakat pun bisa menilai. Sehingga orang yang menempati suatu jabatan itu merupakan orang-orang yang berkompeten.”Dibikin semacam lelang jabatan terbuka dan jangan dikait-kaitkan dengan dengan politik,” ungkapnya.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengaku tidak akan ada politik balas budi dalam proses rotasi nanti. Dirinya menitipkan jabatan sesuai keahlian seseorang. “Saya menilai realitis, dan menempatkan seseorang sesuai dengan kemampuan. Jadi tidak ada istilah politik balas budi,” terangnya.

Seba itu, Marwan mengimbau agar sejumlah pegawai di lingkungan Pemkab Sukabumi untuk bekerja dengan baik dan benar. Apalagi, kinerja, mentalitas dan loyalitas seseorang yang terbaiklah yang kemungkinan berkesempatan masuk ke dalam kabinetnya di pemkab. “Kerja saja yang baik dan sesuai dengan tufoksinya. Pastinya yang terbaik pasti saya pilih,” pungkasnya. Dendi

Lihat Juga...