Desa Jampangtengah Optimalkan Pelayanan

kepala-desa-jampangtengah-maman-suryaman

Kepala Desa Jampangtengah Maman Suryaman
  1. Latar Belakang

 

Bahwa desa adalah sebagai unsur pemerintahan yang berada paling bawah yang memiliki peranan strategis dalam lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam penyelenggaraan kinerja pemerintahan, bahwa desa merupakan akses yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat yang ada di wilayahnya dan beradaannya sangat dominan dengan identik pelayanan langsung dan berkesinambungan.

Berbicara dengan desa artinya berbicara mengenai  desa yang terbentang dari sabang sampai merauke. Tentunya termasuk Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi Desa Jampangtengah dengan segala keberadaannya dipandang sebagai daerah terpencil, tertinggal dan terbelakang dengan disematkan berbagai atribut ketidakberdayaannya, seperti tingginya angka pengangguran, angka kemiskinan, dan masih rendahnya tingkat kesehatan dan pendidikan bagi masyarakatnya, serta berbagai hal negatif lainnya yang menjadi ciri karakteristik desa.

Di dalam Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, bahwa desa memiliki 3 (tiga) peranan pokok, yaitu :

  1. Struktur Perantara;
  2. Pelayanan Publik; dan
  3. Agen Perubahan (Agent of Change).

Berdasarkan ketiga peranan pokok desa tersebut, maka desa memerlukan pengembangan dan pemberdayaan dalam upaya peningkatan eksistensi desa yang memiliki kemandirian, sehingga desa tidak lain dipandang sebagai daerah yang terbelakang tetapi desa harus dijadikan daerah yang memiliki nilai tawar dan harga jual yang tinggi terhadap organisasi pemerintahan lainnya.

Dalam upaya pengembangan desa dibutuhkan aparatur lembaga pemerintahan desa yang memadai beserta masyarakatnya yang mempunyai rasa memiliki desa yang tinggi untuk kemajuan desa itu sendiri. Dan yang sangat  dibutuhkan oleh desa itu sendiri adalah diperlukannya bantuan dari berbagai unsur lintas sektor, terutama Pemerintah dan Pemerintah Daerah sebagai leading sector bagi pemerintahan desa.

 

  1. Maksud dan Tujuan

Maksud yang hendak dicapai untuk meningkatkan kinerja pemerintahan desa  adalah :

  1. Meningkatkan Pelayanan yang optimal bagi masyarakat;
  2. Berupaya untuk menumbuhkembangkan partisipasi masyarakat dalam segala bidang;
  3. Meningkatkan pemberdayaan lembaga kemasyarakatan desa untuk lebih interaktif dalam pencapaian pembangunan desa;
  4. Pedoman bagi seluruh pemangku kepentingan (Stakeholder) pembangunan dalam penyelenggaraan Pemerintahan Desa;

Adapun tujuan pelaksanaan peningkatan penyelenggaraan kinerja pemerintahan desa adalah :

  1. Meningkatkan sistem pelayanan publik;
  2. Mewujudkan program perencanaan pembangunan desa sesuai kebutuhan masyarakat dan keadaan setempat;
  3. Meningkatkan Kinerja Aparatur Pemerintahan Desa;
  4. Meningkatkan sarana dan prasarana pelayanan umum.

 

  1. Permasalahan

Dalam pelaksanaan peningkatan penyelenggaraan kinerja pemerintahan desa, tentunya Pemerintah desa menemukan permasalahan-permasalahan yang kenyataannya itu pasti ada.

Adapun masalah yang dihadapi, antara lain :

  1. Masih tingginya angka kemiskinan dan pengangguran;
  2. Masih kurangnya sarana dan prasarana publik yang memadai;
  3. Masih rendahnya sumberdaya manusia;
  4. Adanya indikasi penurunan kualitas lingkungan;
  5. Masih rendahnya sumber pendapatan asli desa.

pelayanan-desa-jampangtengah

Stap Desa Jampangtengah

 

POTENSI DESA DAN MANFAAT YANG DIHARAPKAN

DESA JAMPANGTENGAH

KECAMATAN JAMPANGTENGAH KABUPATEN SUKABUMI

  1. POTENSI DESA

Desa Jampangtengah merupakan salah satu desa yang terdekat dari pusat Kecamatan Jampangtengah dengan potensi jumlah penduduk mencapai 5332 jiwa dengan Jumlah KK (Kepala Keluarga) mencapai 1.758 KK, dimana sebagian besar penduduk Desa Jampangtengah memiliki mata pencaharian sebagai petani,baik sebagai petani pengolah lahan sawah,pengolah lahan kering dan sekaligus sebagai sebagai petani ternak.

Adapun monografi,tofografi serta Geografisnya Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi,Jawa barat yang mempunyai luas kewilayahan mencapai 1.871,211 Hektar dengan ketinggian wilayah 400-600 mdl,dengan kondisi kewilayahan perbukitan (Dataran tinggi).Dimana Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi memiliki 5 Kedusunan yang terdiri dari 8 ke-RW-an dan 34 ke-RT-an. Adapun kedusunan yang terdapat di Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi yaitu : kedusunan I Bojonglopang meliputi 1 RW dan 3 RT,Kedusunan II Cilawang meliputi 2 RW dan 9 RT,Kedusunan III Ciguha meliputi 2 RW dan 6 RT,Kedusunan IV Ciagung meliputi 2 RW dan 11 RT,kedusunan V Jelebud meliputi 1 RW dan 5 RT.

Dari segi kependudukan Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi terdiri dari para pendatang ataupun penduduk asli (Pribumi),sebagian besar penduduk pendatang dari Desa atau kota lain mayoritas tinggal di Kedusunan Bojonglopang,Cilawang dan Jelebud sedangkan mayoritas penduduk asli berada di Kedusunan Ciagung dan Ciguha,Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi saat ini dipimpin oleh Bapak Maman Suryaman,S.Pd. selaku kepala Desa dengan masa bakti Kepemerintahan 2014-2019 dengan mempunyai :

VISI :

TERWUJUDNYA DESA JAMPANGTENGAH YANG PRODUKTIF, KREATIF, INOVATIF MENUJU  MASYARAKAT YANG KOKOH, SOLID, SEJAHTERA DAN BERAKHLAQULKARIMAH DAN MULIA“

MISI :

 MEMBANGUN DESA JAMPANGTENGAH YANG BAIK DI SEKTOR AGAMA,FISIK,EKONOMI,BUDAYA MAUPUN SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN AZAS KEBERSAMAAN MUSYAWARAH,KETERBUKAAN MENUJU DESA JAMPANGTENGAH YANG MAJU,SEJAHTERA DAN MANDIRI”.

Didesa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten sukabumi dilihat dari segi kehidupan bermasyarakatnya pun sangat beragam baik dari Ras,Suku,dan Agama. Walaupun dengan keberagaman tersebut tidak mengganggu aktivitas penduduk Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah karena masih tertanam jiwa rasa persaudaraan dan kekeluargaan sehingga terjalin kehidupan aman,tentram dan harmonis . Dalam kehidupan beragamapun  antara umat beragama di Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi sangatlah kondusif dan signifikan,agama yang dianut penduduk Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah Kabupaten Sukabumi adalah Islam,Kristen,Khatolik,Budha dan Konghucu. Sebagian besar penduduknya adalah beragama Islam.

 

Dengan keberagaman agama masyarakat Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah hidup rukun,damai,saling menghormati, menghargai  antar pemeluk agama dikarenakan masyarakatnya masih saling menjaga toleransi dalam kehidupan sehari-hari.Hal ini tidak terlepas dari peran aktif para tokoh pemuka agama setempat dan juga tokoh pemerintahan yang berada dilingkungan Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah.

Pola hidup Masyarakat Desa Jampangtengah Kecamatan Jampangtengah masih tertanam jiwa asli budaya Indonesia yaitu keramahtamahan, kekeluargaan dan kesantunannya,begitupun masyarakat disini sangatlah ramah, santun kepada para pendatang.

Desa Jampangtengah juga memiliki beberapa organisasi Kepemudaan maupun unit-unit kegiatan masyarakat ataupun Kelompok Masyarakat lainnya yang bergerak dalam bidang-bidang tertentu. Keberadaan kegiatan Kepemudaan diantaranya adalah Karang Taruna yang tersebar di kelima dusun , salah satunya adalah Kelompok Pemuda Wiratama yang berada di kedusunan Jelebud yang bergerak dibidang Wiraswasta, Kelompok Ternak,dan Koperasi. Selain Kelompok Kepemudaan juga terdapat beberapa Kelompok Tani juga Yang tersebar diantarannya Kelompok Tani Harapan,Kelompok Tani Tanen Rahayu Selaeurih yang berada di Kedusunan Cilawang,Kelompok Tani Guha Mukar I,Kelompok Tani Guha Mekar II,Kelompok Tani Madu Lebah “Madu Raya I” yang berada di Kedusunan Ciguha, juga Kelompok Ternak Sapi, Kelompok Tani Madu Lebah “Madu Raya II” yang berada di Kedusunan Ciagung,dan Kelompok-kelompok lainnya yang tersebar di 5 kedusunan yang belum terorganisir atau terdaftar di Desa Jampangtengah.

Dengan keberadaan berbagai kelompok tani di semua kedusunan ini menandakan   bahwa mata pencaharian sebagian besar masyarakat Desa Jampangtengah adalah sebagai petani karena lahan Desa Jampangtengah masih cocok untuk pertanian baik lahan kering (ladang) ataupun lahan basah (sawah), lahan sawah disini mayoritas adalah sawah tadah hujan dengan luas 70.583 Hektar, selain dipakai untuk lahan pertanian digunakan juga untuk lahan pemukiman dengan luas 35.614 Hektar.

Desa Jampangtengah jika ditinjau dari karakteristik pertanian dan tofografi wilayahnya merupakan wilayah perkebunan, dimana para petani baru bisa mengolah lahan pertanian mereka disaat musim penghujan. Tanaman yang umum ditanam pada saat musim penghujan oleh para petani adalah Tanaman Jagung,kacang-kacangan , dan ubi-ubian, sedangkan tanaman tahunan para petani diwilayah Desa Jampangtengah diantaranya : pisang, nangka, kelapa, mangga dan lain-lain.

Sebagaimana yang dijelaskan diatas mengenai tofografi Desa Jampangtengah aspek terbesar yang mendukung pembangunan Desa Jampangtengah adalah dari sektor Pertanian, dari sektor pertanian ini menghasilkan ribuan ton berbagai komoditas palawija,dan sayur seperti padi, singkong, jagung sedangkan komoditas buah adalah pisang,kelapa, nangka, dan lain-lain. Namun diantara komoditas-komoditas tersebut belum mampu menjadi penyuplai pendapatan Desa secara signifikan dikarenakan masih ada kendala yang dihadapi dalam proses pembangunan Desa Jampangtengah

Melihat dari kondisi wilayah Desa Jampangtengah tentunya potensi desa yang ada  perlu adanya pengembangan guna meningkatkan sumberdaya manusia terutama bidang pendidikan, kesehatan,  perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

kondisi-kantor-desa-jampangtengah

Kantor Desa Jampangtengah

 

Desa Jampangtengah memiliki potensi antara lain :

  1. Jumlah penduduk yang sangat tinggi dan rata-rata memiliki mata pencaharian bertani;
  2. Lahan pertanian yang sangat luas dan belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh pemilik sesuai dengan peruntukannya;
  3. Terdapatnya masyarakat yang memiliki keterampilan berupa Kuliner yang belum ditumbuhkembangkan sesuai kemampuannya;

Dari semua potensi yang ada, dapat di lihat dari pemanfaatannya antara lain :

  1. Kondisi Umum
  2. Luas dan Batas Wilayah
a. Luas Desa/Kelurahan :  1871,211 Hektar;
b. Batas Wilayah :    
  ·         – Sebelah Utara : Berbatasan dengan Desa Sindangresmi
  ·         – Sebelah Timur : Berbatasan dengan Desa Panumbangan
  ·         – Sebelah Selatan : Berbatasan dengan Desa Cijulang
  ·         – Sebelah Barat : Berbatasan dengan Desa Bojongjengkol
  1. Kondisi Geografis
a. Ketinggian tanah dari permukaan laut : 450 m dpl
b. Banyaknya curah hujan : 2500    Mm/Thn
c. Tofografi : Dataran Tinggi
d. Suhu Udara Rata-rata : 35o C
  1. Orbitasi
a. Jarak dari pusat kecamatan : 0,30 Km
b. Jarak dari pusat kota/kabupaten : 60 Km
c. Jarak dari pusat ibukota Provinsi : 100 Km
d. Jarak dari Ibu Kota Negara : 80 Km

 

  1. Pertanahan
  2. Status
a. Sertifikat Hak Milik : Buah Hektar
b. Sertifikat Hak Guna Pakai : Buah Hektar
c. Sertifikat Hak Guna Bangunan : Buah Hektar
d. Sertifikat Hak Pakai : Buah Hektar

 

e. Tanah Kas Desa :        
  1.   Tanah Bengkok :   Buah 0,25 Hektar
  2.   Tanah Titisara : Buah Hektar
  3.   Tanah Pengangonan : Buah Hektar
  4.   Tanah Kas Desa lainnya : Buah Hektar
f. Tanah Bersertifikat : Buah Hektar
g. Tanah Bersertifikat melalui PRONA : Buah Hektar
h. Tanah Bersertifikat melalui PRODA : Buah Hektar
i. Tanah yang belum bersertifikat : Buah Hektar

 

 

 

  1. Peruntukan
a. Jalan : 19,8 Km
b. Sawah dan Ladang : 790,935 Hektar
c. Bangunan Umum : 19 Hektar
d. Empang/Kolam : 10 Hektar
e. Pemukiman dan Perumahan : 35,614 Hektar
f. Jalur Penghijauan : 50 Hektar
g. Pemakaman/TPU : 2,5 Hektar
h. Lain-lain : 900,54

 

Hektar

 

  1. Penggunaan
a. Industri :   Hektar
b. Pertokoan/Perdagangan : 1,2 Hektar
c. Perkantoran : 0,31 Hektar
d. Pasar Desa : Hektar
e. Tanah Wakaf : 0,85 Hektar
f. Tanah Sawah :    
  1.   Irigasi Teknis : Hektar
  2.   Irigasi Setengah Teknis : 77 Hektar
  3.   Irigasi Sederhana :   Hektar
  4.   Irigasi Tadah Hujan : 70,583 Hektar
  5.   Sawah Pasang Surut : Hektar

 

 

g. Tanah Kering :    
  1.   Pekarangan :   Hektar
  2.   Perladangan : 210,900 Hektar
  3.   Tegalan :   Hektar
  4.   Perkebunan Negara : 143,400 Hektar
  5.   Perkebunan Swasta :   Hektar
  6.   Perkebunan Rakyat : 92 Hektar
  7.   Tempat Rekreasi :   Hektar

 

h. Tanah Yang Belum Dikelola :    
  1.   Hutan : 12,03 Hektar
  2.   Rawa : Hektar
  3.   Lain-lain : Hektar

 

kantor-desa-jampangtengah

Desa Jampangtengah

 

 

  1. Kependudukan
1. Jumlah Penduduk Menurut :    
  a. Jenis Kelamin :      
    1.  Laki-Laki : 2.736 Orang  
    2. Perempuan : 2.596 Orang  
    Jumlah : 5.332 Orang  
  b. Kepala Keluarga : 1.781 KK  
  c. Kewarganegaraan :      
    1.  WNI Laki-laki : 2.736 Orang  
    2.  WNI Perempuan : 2.596 Orang  
    Jumlah : 5.332 Orang  
    1.  WNA Laki-laki : Orang  
    2.  WNA Perempuan : Orang  
    Jumlah : Orang  
  d. Jumlah Penduduk Menurut Agama/Penghayatan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa

 

 

:

    a.    Islam : 5.317 Orang  
    b.   Kristen Protestan : 13 Orang  
    c.    Katholik : Orang  
    d.   Budha : 2 Orang  
    e.    Hindu : Orang  
    Jumlah : 5.332 Orang  
2. Jumlah Penduduk Menurut Usia        :  
  a. Kelompok Pendidikan :      
    1.   00 – 03 Tahun : 140 Orang  
    2.   04 – 06 Tahun : 125 Orang  
    3.   07 – 12 Tahun : 654 Orang  
    4.   13 – 15 Tahun : 122 Orang  
    5.   16 – 18 Tahun : 94 Orang  
    6.   19 – ke atas :   Orang  
    Jumlah :   Orang  

 

 

  b. Kelompok Tenaga Kerja :    
    1.   10 – 14 Tahun : 32 Orang
    2.   15 – 19 Tahun : 127 Orang
    3.   20 – 26 Tahun : 597 Orang
    4.   27 – 40 Tahun : 1439 Orang
    5.   40 – 56 Tahun : 577 Orang
    6.   57 – ke atas : 460 Orang
    Jumlah : 3232 Orang
3. Jumlah Penduduk Menurut Tingkat Pendidikan :
  a. Lulusan Pendidikan Umum/Formal :    
    1.   TK/TPA/PAUD : 140 Orang
    2.   SD/MI (Paket A) : 125 Orang
    3.   SMP/SLTP (MTs dan Paket B) : 654 Orang
    4.   SMA/SLTA (MA dan Paket C) : 122 Orang
    5.   Akademis/D1 – D3 : 35 Orang
    6.   Sarjana / S-1 : 97 Orang
    7.   Sarjana / S-2 : 10 Orang
    8.   Sarjana / S-3 : Orang
    Jumlah : 1183 Orang
  b. Lulusan Pendidikan Khusus/Non Formal :
    1.   Ponpes : 5 Orang
    2.   Kursus : 7 Orang
    3.   Sekolah Luar Biasa : Orang
    Jumlah : 12 Orang
4. Jumlah Penduduk Menurut Mata Pencaharian :
  a. P N S : 142 Orang
    P N S  POLRI : 52 Orang
    P N S  TNI : 1 Orang
    Pensiunan PNS/POLRI/TNI : 22 Orang
    Karyawan Swasta : 256 Orang
    Wiraswasta : 648 Orang
    Pedagang : 148 Orang
    Petani : 1544 Orang
    Buruh Tani : 521 Orang
    Nelayan : Orang
    Pemulung : 4 Orang
    Jasa : 160 Orang
    Jumlah : 3498 Orang

 

 

 

 

 

  1. Jumlah Aparatur Pemerintahan Desa :
a. Jumlah Perangkat Desa : 9 Orang, yaitu :
  1. Kepala Desa : 1 Orang
    SK Pengangkatan Nomor dan Tanggal : 141.1/Kep.1238.BPMPD/2013
         
  2. Sekretaris Desa : 1 Orang
    SK Pengangkatan Nomor dan Tanggal : 141.1/01/2001/XII/2013
         
  3. Kepala Urusan : 4 Orang
  4. Kepala Dusun : 4 Orang
  5. Staf Desa : 2 Orang
  6. Bendahara Desa : 1 Orang
  SK Pengangkatan Nomor dan Tanggal :  
  1.   SK Kepala Urusan dan Staf Desa : 141/02/2001/XII/2013
  2.   SK Kepala Dusun : 141/03/2001/XII/2013
  3.   SK Bendahara Desa : 141/04/2001/XII/2013
       
b. Jumlah Anggota BPD : 11 Orang
  SK Pengangkatan Nomor dan Tanggal : 141.2/Kep.967-BPMPD/2013
       
c. Jumlah Lembaga Kemasyarakatan Desa :
  1. Jumlah Ketua RT : 34 Orang
  2. Jumlah Ketua RW : 8 Orang
    Jumlah : 42 Orang
    SK Pengangkatan Nomor dan Tanggal : 141/05/2001/XII/2013
         
  3. Jumlah TP. PKK : 25 Orang
    SK Pengangkatan Nomor dan Tanggal : 141/06/2001/XII/2013
         
  4. Jumlah Pengurus LPM Desa : 13 Orang
    SK Pengangkatan Nomor dan Tanggal : 141/07/2001/XII/2013
         
  5. Jumlah Pengurus Karang Taruna : 24 Orang
    SK Pengangkatan Nomor dan Tanggal : 141/08/2001/XII/2013
         
E. Jumlah Pelayanan Masyarakat :  
1. Kantor Desa : 1 Buah
2. Pos Kesehatan : 1 Buah
3. Poskamdes : Buah
4. Pos Yandu : 7 Buah
5. Poskamling/Pos Ronda : 30 Buah

 

Lihat Juga...