Kasus KDRT di Kota Sukabumi Masih Tinggi

ilustrasi-kdrtSUKABUMI — Kasus Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) di Kota Sukabumi, Jawa Barat, masih tinggi. Pasalnya, terhitung dari Januari sampai September 2016 terdapat puluhan kasus KDRT.

Dari data yang tercatat, Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Sukabumi, jumlah kasus KDRT dalam periode Januari hingga September mencapai sebanyak 39 kasus. Diantanya, sebanyak 35 korban perempuan dan sebanyak empat laki-laki. “Laporan dari warga tersebut telah ditangani P2TP2A,” kata Sekretaris P2TP2A Kota Sukabumi Joko Kristianto kepada wartawan, Selasa, (13/12).

Dari puluhan kasus tersebut terdapat 17 korban KDRT yang usianya di bawah 18 tahun. Sementara, sisanya sebanyak 22 orang di atas 18 tahun. Kasus KDRT ini biasanya dialami wanita yang terikat perkawinan. Meskipun di sisi lain ada juga anak yang menjadi korban dalam kasus KDRT. “Untuk mengatasi kasus KDRT, Pemkot Sukabumi menggencarkan sosialisasi pencegahan dan penanganan. Khususnya untuk mencegah munculnya korban kekerasan yang dialami perempuan dan anak-anak,” ujarnya.

Sementara, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPKB) Kota Sukabumi, Lilis Astri Suryanita menerangkan, pihaknya menggiatkan sosialisasi pencegahan KDRT langsung ke masyarakat. “Misalnya saja, dilingkungan RT, RW maupun disejumlah sekolah,”  terangnya.

Upaya tersebut melibatkan P2TP2A Kota Sukabumi, Babinsa, dan Babinkamtibmas yang ada di lapangan. “Pelibatan sejumlah elemen masyarakat ini guna mempercepat pencegahan serta penanganan KDRT,” pungkasnya. Rol

Lihat Juga...