Masalah ADD, Apdesi Kab. Sukabumi Minta Kades Lebih Transparan

ilustrasiSUKABUMI –  Ketua Apdesi Kabupaten Sukabumi, Andi Mulyasana menyayangkan maraknya kasus dugaan penyelewengan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dilakuka Kepala Desa (Kades). Seperti yang terjadi di Desa Sukaresmi, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, berujung pelaporan pada pihak Kepolisian hingga aksi demo. “Namun, tidak terpaku kepada Kades Sukaresmi saja tetapi saat ini terdapat belasan Kades tersandung hukum akibat kasus yang sama. Saya sangat prihatin banyaknya kasus yang terjadi di Kabupaten Sukabumi,” kata Andi yang juga sebagai Kepala Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Senin (19/12).

Terlebih, di era transparansi publik saat ini semua masyrakat harus mengetahui dan memantau seluruh pembangunan diwilayahnya. Dengan begitu, akan banyak masukan serta kritikan dari masyarakat untuk ditindak lanjuti Kades. “Seluruh Kades harus lebih transparan dalam penyaluran anggaran tersebut,” ujarnya.

Guna meminimalisir banyaknya penyelewengan tambah Andi, Apdesi selalu mengingatkan semua Kades karena semua itu sudah menjadi tanggungjawabnya bukan tanggungjawab Apdesi. “Kami hanya bisa saling mengingatkan saja, diluar itu bukan tanggungjawab Apdesi,” pungkasnya. Bambang

Lihat Juga...