Tahun Baru 2017, Puluhan Wisatawan Kembali Menjadi Korban Pantai Pelabuhanratu

ilustrasi-pelabuhan-ratuSUKABUMI — Puluhan pengunjung obyek wisata Pantai Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kembali menjadi korban tenggelam dalam momen libur tahun baru 2017. Beruntung, mayoritas wisatawan dari luar Sukabumi itu dapat diselamatkan petugas penjaga pantai.

Dari data yang tercatat, Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Palabuhanratu, pada Sabtu  (31/12) lalu tercatat sebanyak 16 wisatawan yang tenggelam dan satu diantaranya meninggal dunia. Sementara, pada Minggu (01/01) pagi sebanyak empat wisatawan tenggelam dan berhasil diselamatkan.

Sekretaris Balawisata Palabuhanratu, Yanyan Nuryanto mengatakan, korban tenggelam pada Minggu pagi semuanya berhasil selamat. Empat korban tenggelam itu Indri (20) dan Ridwan (27) berasal dari Depok. Sementara, dua diantaranya Deni (27) dan Rudi (16) berasal dari Bogor. “Mereka tenggelam dekat Pos Istiqomah, Citepus pada rentang waktu pukul 05.30 WIB hingga 06.40 WIB,” kata Yanyan kepada wartawan Minggu, (01/01).

Para korban tenggelam ini masih bisa diselamatkan petugas. Meskipun, mereka sempat terseret ombak hingga 50 meter ke lepas pantai. “Saat ini, para korban tenggelam tersebut sudah diberikan penanganan medis,” ulasnya.

Sebelumnya, pada Sabtu petugas juga menyelamatkan belasan pengunjung yang tenggelam di Pantai Citepus. Jumlah pengunjung yang tenggelam mencapai sebanyak 16 orang dan satu diantaranya meninggal dunia. Korban yang meninggal dunia adalah Johan (32) warga Jalan Veta Barat, Jakarta Barat. “Pengunjung yang tenggelam mayoritas dari luar Sukabumi seperti Jakarta,’’ terangnya.

Menurut Yanyan, Johan salah satu korban yang tewas berenang di luar waktu pengawasan sekitar pukul 17.40 WIB. Padahal, pengawasan yang dilakukan petugas hanya sampai pukul 17.00 WIB. “Wisatawan asal Jakarta itu tepatnya tenggelam di Pantai Citepus di belakang Masjid Istiqomah, Desa Citepus, Palabuhanratu,” ujarnya.

Selain Johan, lanjut dia ada sejumlah wisaawan lainnya yang berhasil diselamatkan petugas penjaga pantai. Para korban selamat langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis. Pasalnya, ada sejumlah korban yang kondisinya belum sadarkan diri dan lemas. Momen liburan tahun baru ini menyebabkan tingkat kunjungan wisatawan ke obyek wisata pantai Sukabumi meningkat. “Kami meminta masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menaati imbauan petugas agar tidak menjadi korban tenggelam,” paparnya.

Komandan Pos Sarnas Sukabumi Aulia Solihanto menambahkan, para pengunjung obyek wisata panta harus mematuhi imbauan petugas dan rambu yang terpasang di sepanjang pantai. “Hal itu, untuk menghindari jatuhnya korban jiwa akibat terbawa arus ombak laut selatan Sukabumi,” pungkasnya. Rol

Lihat Juga...