Inflasi Kota Sukabumi Terdongkrak Kenaikan Harga Cabai Rawit

ilustrasiSUKABUMI – Merangkaknya harga cabai rawit merah di pasar tradisional berdampak pada tingkat inflasi di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mencapai 0,0181 persen. Kenaikan harga cabai rawit merah yang cukup pantastis tersebut menjadi perhatian Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID). Pasalnya, cabai rawit merah merupakan salah satu dari sepuluh komoditas yang mengalami kenaikan tertinggi.

Sekretaris Daerah Kota Sukabumi, Hanafie Zain mengatakan, meski nilai inflasi keseluruhan masih belum dikalkukasi. Namun, disinyalir sanpai akhir Desember 2016 lalu, terjadi inflasi sebesar 0,45 persen. “Kenaikan harga cabai rawit jadi indikator penilaian inflasi. Setiap bulan kami lakukan evaluasi perubahan inflasi dan deflasi,” kata Hanafie yang juga sebagai ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).

Nilai tersebut dipicu adanya perubahan harga dari beberapa komoditas yang tergabung dalam seluruh kelompok. Pekan ini, TPID dari seluruh daerah di Indonesia akan melakukan pertemuan untuk membahas inflasi, terutama upaya menyingkapi cara pengendalian inflasi di setiap daerah. “Termasuk melakukan berbagai langkah untuk menekan inflasi,” ulasnya.

Langkah untuk kembali menyetabilkan harga telah menjadi prioritas utama pemerintah, melalui operasi pasar. Hanya saja, terbentuk pasokan tidak ada upaya tersebut tidak bisa dilakukan. “Mau bagaimana menggelar operasi pasar kalau produk atau komoditasnya tidak ada,” tandasnya.

Kepala Bidang Perdagangan, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Sukabumi Wahyu Setiawan menerangkan, harga cabai rawit merah di pasar tradisional terus melonjak naik. Bahkan harganya, saat ini telah menembus kisaran Rp 100.000 per Kilogram (Kg). “Bahkan kenaikan harga cabai rawit merah telah mendongkrak harga serupa pada cabai rawit hijau,” katanya.

Kendati harga cabai rawit sempat mengalami turun, tetapi dua hari terakhir kembali melonjak hingga sebesar Rp 60.000 per Kg. Begitupun harga cabai merah TW yang sempat turun hingga Rp 30.000 per Kg, saat ini menembus Rp 32.000 per Kg. “Beruntung harga cabai merah lokal masih stabil yakni sekitar Rp 32.000 per Kg dan cabai merah keriting Rp 40.000 per Kg,” pungkasnya. Prlm

Lihat Juga...