Appatis Terus Desak Pemkot Sukabumi Putuskan Calon Investor

20170203184608SUKABUMI KOTA – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, Jawa Barat, hingga kini masih belum memutuskan dua dari satu calon investor dari PT Panglima Capitol Itqoni (PCI) atau Fortunindo Artha Perkasa (FAP) yang mengikuti proses lelangan Pasar Pelita Jilid III yang diberikan pada Senin, (30/01/) lalu.

Meski demikian, Aliansi Peduli Pasar Pelita Sukabumi (Appatis) terus mendesak Pemkot Sukabumi untuk secepatnya memutuskan siapa yang menjadi pemenang lelangan pasar pelita jilid III tersebut. Dengen begitu, investor yang baru bisa secepatnya melanjutkan proses pembangunan pasar yang mangkrak hampir dua tahun ini.

Ketua Appatis, Depril Lesmana mengatakan,  ia meminta Pemkot Sukabumi dapat cepat memutuskan investor yang bertanggung jawab serta memiliki kemampuan untuk membangun Pasar Pelita sesuai dengan harapan dari para pedagang. “Walikota harus secapatnya memutuskan. Sebab hal tersebut, untuk mencegah adanya isu yang kurang baik. Karena, sudah empat hari dibiarkan tidak ada kabar seperti ini,” kata Depril kepada www.sukabumizone.com, Jumat, (03/02).

Lebih penting lagi lanjut Depril, harga jual kios tersebut sangat terjangkau oleh semua golongan para pedagang di lingkungan pasar. “Itu kewajiban Pemkot yang harus diperhatikan. Bagiamanapun itu para pedagang harus menempati kios dan lapak dengan harga murah. Percuma kan, pasar terbangun tapi tidak bisa ditempati  pedagang. Akibat harganya sangat mahal,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Sukabumi, M Muraz menerangkan, ia belum bisa mengumumkan siapa pemenang pelelangan pasar pelita jilid III karena belum bisa memutuskan investor mana yang layak menjadi pemenang lelang. Pasalnya, hal itu bukan kewenangannya untuk memutuskan. Melainkan, panitia yang diamanahi untuk mencarikan investor yang layak untuk membangun pasar pelita. “Saya belum bisa memutuskan. Harus sama panitia dan Sekda, baru saya umumkan, soalnya kewenangan saya sebagai Kepala Daerah dikebiri oleh aturan,” terangnya.

Hingga kini, pihaknya masih menunggu ketetapan pemenang lelang yang dilakukan panitia bersama dengan Sekretaris Daerah Kota Sukabumi. Menurutnya, aturan seperti itu yang harus dilaksanakan terlebih dulu pembahasannya oleh kedua belah pihak tersebut. “Saat ini, masih dikaji oleh Sekda. Jika saya putuskan, diluar dari yang ditetapkan oleh Sekda dan Panitia, pasti saya akan dicurigai dan di isukan yang macam-macam oleh pihak yang tidak bertanggung jawab,” pungkasnya. Bambang

Lihat Juga...