Lukai Tiga Warga, Berandalan Bermotor Dibekuk Polres Sukabumi Kota

Ilustrasi geng motorSUKABUMI — Polres Sukabumi Kota berhasil membekuk sejumlah berandalan bermotor setelah melukai tiga orang warga pada 26 Februari 2017 lalu di dua lokasi berbeda. Yakni, di Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Situmekar Kecamatan Citamiang dan Jalan Pelabuhan II Kelurahan Cikondang Kecamatan Lembursitu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Sementara, Ke empat tersangka tersebut. Diantanya, YB alias Yeri (22), RM alias Doki (23), RM alias Cusmin (21) dan SA alias Epul (23). Mereka merupakan bagian dari geng motor XTC yang tercatat sebagai warga Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi.

Kapolres Sukabumi AKBP Rustam Mansur mengatakan, beberapa waktu lalu geng motor sudah dibubarkan. Namun,  mereka bukan dari kelompok itu hanya menamakan diri saja. “Korban geng motor ini masih mendapatkan perawatan di RSUD Syamsudin SH Kota Sukabumi,” kata Rustam kepada wartawan, Rabu (8/3).

Sebelum melancarkan aksinya, berandalan bermotor ini berkumpul di Jalan RA Kosasih Ciaul, Kecamatan Cikole. Jumlah berandalan bermotor tersebut disinyalir mencapai 30 orang yang menggunakan sebanyak 15 sepeda motor. “Selepas itu, berandalan bermotor tersebut bergerak ke sejumlah titik pada malah hari sekitar pukul 23.30 WIB,” ujarnya.

Sebelum berangkat anggota berandalan bermotor, menyiapkan sejumlah senjata tajam untuk mengantisipasi terjadinya tawuran. “Dari hasil pemeriksan, para pelaku ini rata-rata tidak punya pekerjaan dan butuh aktualisasi diri,” tandasnya.

Sehingga, menganggu ketertiban masyarakat yang ingin beraktivitas seperti biasa. Ke empat tersangka dinilai bukan hanya geng motor melainkan mau mengarah ke pencurian dengan kekerasan. Sebab itu, kepolisian akan menindak tegas tindakan para berandalan bermotor. “Ke depan polisi akan menggiatkan upaya antisipasi kekerasan yang dilakukan berandalan bermotor,” terangnya.

Misalnya, dengan menggelar patroli rutin ke daerah rawan berkumpulnya berandalan bermotor. “Akibat perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancam hukuman penjara paling lama tujuh tahun,” tandasnya.

Sementara itu salah seorang tersangka RM mengaku memang bergabung dengan salah satu geng motor XTC. “Saya menyesal dan tidak akan mengulang perbuatan lagi,” singkatnya. Rol

Lihat Juga...