SDN 2 Panggleseran Impikan Bantuan Relokasi Bangunan

SDN-2-Panggleseran-Butuh-Relokasi

“Sejak 1982, Menumpang Tempat di Yayasan AL-Huda”

GUNUNGGURUH — Ironis di zaman yang sudah memasuki era globalisasi saat ini, masih dijumpai Sekolah Dasar (SD) yang bersetatus Negeri yakni SDN 2 Panggleseran di Kampung Panggleseran Rt 02/04, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Gunungguruh, Kabupaten Sukabumi, masih menumpang tempat di yayasan.

Sejak berdiri 1982, sekolah yang menempati lahan milik Yayasan AL-Huda itu, telah beberapa kali mengajukan permohonan relokasi. Namun, pemerintah sampai saat ini tak kunjung memberikan bantuan.

Saat dikonfirmasi www.sukabumizone.com, kekhawatiran tampak di wajah Kepala SDN 2 Panggleseran Ade Suryadi beserta para guru. Mereka, cemas apabila sewaktu-waktu pemilik yayasan mengambil Kepala-SDN-2-Panggleseran-Ade-Suryadialih tempat yang saat ini dijadikan bangunan sekolah yang dihuni kurang lebih 219 siswa itu.

” Tentu kami sangat berharap bantuan relokasi dari pemerintah di atas. Meski sampai dengan detik ini belum ada tindakan dari pihak yayasan. Namun, kami khawatir suatu saat pihak yayasan mengambil alih lahan ini dan kami harus pindah kemana,” kata Ade kepada www.sukabumizone.com Rabu, 14/03/2017.

Dari data yang tercatat sekolah itu memiliki empat lokal kelas dan satu ruang guru. Sementara, jumlah siswa yang terdiri dari tujuh rombongan belajar akhirnya dipindah ke kelas milik madrasah. “Itu memang tidak wajar. Tapi, bagaimana lagi toh kondisinya seperti ini,”tutur pria ramah itu.

Sementara, ditanya mengenai prestasi sekolah yang berada 100 meter dari Jalah Raya Pelabuhan Dua Km 11 itu? Ade menjawab, dalam kondisi yang serba tidak memungkinkan. Tapi, sekolah yang dipimpinnya tak pernah absen dalam hal prestasi. “Kondisi sekolah kami sempit. Tapi berkat kerjasama baik kepala,guru, murid, orang tua siswa SDN 2 Panggleseran dan dukungan masyarakat. Alhamdulillah, sekolah ini selalu mendulang prestasi gemilang dengan prolehan emas, perak serta perunggu,” tandasnya.

Ia berharap, bantuan relokasi yang selama ini diimpikan dapat ditanggapi. Selain itu, ia mengajak seluruh elemen termasuk media massa sebagai penyambung lidah dapat menjadi rekan yang solid sekolah. “Pendidikan milik kita dan generasi bangsa. Untuk itu, sekolah sebagai tanggungjawab besama mari dukung dengan baik,”pungkasnya. Yanto

Lihat Juga...