Di Selatan Sukabumi Longsor Rusak Jalan Desa

SIMPENAN — Jalan desa di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi terkena terjangan longsor belum lama ini. Dampaknya, sarana jalan terputus hingga tidak dapat dilalui kendaraan. Dari Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi menyebutkan, bencana itu terjadi di belakang Masjid Pusaka Gunung Rompang Desa Loji, Kecamatan Simpenan tepatnya pada Ahad (28/5) pagi sekitar pukul 04.00 WIB.

Koordinator Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalpos) BPBD Kabupaten Sukabumi Yana Suryana mengatakan, longsor terjadi pada saat hujan deras. Jalan tersebut rusak mencapai panjang sekitar 12 meter dan lebar 1,5 meter.

“Longsor itu memutus akses warga terutama kendaraan roda dua. Dampaknya warga harus mencari jalan alternatif lain unuk bisa menuju kota,” ungkap Yana.

Menurutnya, BPBD telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak dalam penanganan bencana ini. Diantaranya dengan Kecamatan Simpenan, Desa Loji, Babinsa atau Babinkamtibmas, dan warga sekitar lokasi bencana.

“Kerusakan sarana umum lainnya terdapat di daerah perbatasan antara Kabupaten Sukabumi dan Kota Sukabumi.  Di mana, sebuah jembatan penghubung antara Desa Wangunreja, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi dan Kelurahan Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi mengalami kerusakan,” tuturnya.

Salah seorang warga Desa Wangunreja Sunarya (32) menjelaskan, jembatan yang beralaskan papan kayu ini seringkali dilintasi kendaraan baik roda empat maupun sepeda motor. “Kini, kondisi jembatan mengalami kerusakan dalam beberapa tahun terakhir,” cetusnya.

Menurut dia, jembatan yang dibangun secara semi permanen ini dibangun sejak 2006 lalu. Namun kata dia jembatan ini merupakan akses utama bagi warga baik mobil maupun sepeda motor.

“Jembatan ini menjadi penghubung utama bagi warga bila ingin ke Kota Sukabumi maupun sebaliknya. Diduga karena seringkali dilintasi kendaraan kata dia maka kondisi jembatan ini mulai rapuh dan rawan ambruk. Untuk itu warga berharap jembatan yang rusak ini bisa segera diperbaiki dan dibangun secara permanen untuk keselamatan warga,” pungkasnya. net

Lihat Juga...