Maraknya Orgil Resahkan Parapedagang di Cisaat

images(2)CISAAT — Maraknya Orang Gila (Orgil) di bulan suci Ramadhan yang berkeliaran di Komplek GOR Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, membuat sejumlah pemilik warung dan warga sekita resah. Pasalnya, orang gila tersebut kerap mengganggu warga.

Salah seorang pedagang makanan di GOR Cisaat Abdul Hamid (41) mengaku, dirinya merasa risih dengan kehadiran Orgil yang mondar madir di tempat jajakan dagangnya. Sebab, tak jarang barang daganganya diambil Orgil yang sering berkeliaran di wiyah tersebut. “Saya merasa resah dengan maraknya Orgil yang berkeliaran di wilayah Komplek GOR Cisaat karena pembeli yang hendak makan berbuka puasa enggan makan ditempat saya,” aku Abdul kepada www.sukabumizone.com, Kamis, (8/6).

Keluhan serupa juga dikatakan seorang pedagang Gorengan di Komplek GOR Cisaat, dirinya merasa terganggu dangan keberadaan orang gila yang makin marak berkeliaran di wilayah tempat dia menjajakan daganganya. Bahkan, gerobag daganganya pun pernah  di lempar batu berukuran besar oleh Orgil yang saat itu melintas di depan tempat dimana ia berjualan. “Saya berharap masalah ini segera diatasi pemerintah dan itansi terkait karena kita masyarakat kususnya pedagang kerap merasakan ketidak nyamanan dengan berkeliarannya orgil di Komplek GOR Cisaat. Kalau terus dibiarkan, kami sebagai pedagang bisa menjadi sasaran ganggunan juga amuk orang gila,” keluhnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi Iwan Kurniawan menambahkan, penanganan kejiwaan Orgil harus di lakukan Dinas Kesehatan terlebih dahulu dan dan selanjutnya ditangani Dinas Sosial untuk penanganan rehab Orgil tersebut. “Untuk penangan rehab Orgil maupun anjal memang ada di kami, namun sebelum ditangani terlebih dahulu harus ada rekomendasi Dinkes, apalagi Orgil yang bisa ditangani itu yang jelas jati diri, bila Orgil yang marak saat ini diperkirakan banyak kiriman dari wilayah lain, untuk menertibkan atau menangani Orgil tentunya harus bersama-sama,” tukasnya. Bambang

Lihat Juga...