SDN Gentramasekdas Gelar Samenan Bernuansa Budaya Daerah

Samenan sdn gentramasekdas gunungguruh 2017
GUNUNGGURUH — Kenaikan kelas dan pelepasan kelas enam atau yang akrab dikenal samenan, selalu menjadi tradisi tahunan di dunia pendidikan khsusunya ditingkat Sekolah Dasar Negeri (SDN). Namun, seiring peraturan pemerintah tentang sekolah gratis kegiatan ini pun tidak begitu menjadi prioritas. Sehingga, ada yang mengadakan dan tidak. Sekolah Dasar Negeri (SDN) Gentramasekdas Desa Sindangresmi Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Jawa Barat misalnya, menggelar acara samenan dengan meriah Kamis, 6 Juli 2017.

Acara itu diisi dengan berbagai pentas siswa seperti, kesenian khas sunda, modern, dan kolaborasi dari keduanya, religi, tarian, lagu-lagu, perpisahan, dan masih banyak lagi pentas seni yang ditampilkan. Bahakan hiburan dari luar sekolah yakni Reog Ridaya Kota Sukabumi ikut memeriahkan acara itu. Acara yang telah menjadi agenda tahunan itu juga dihadiri beberapa tamu undangan diantaranya, UPTD Pendidikan Kecamatan Gunungguruh, aparatur desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, komite sekolah, orang tua siswa dan lainnya.

Kepala SDN Gentramasekdas Asep Supandi mengatakan, meski sekolah hanya bertugas membagikan rapor dan ijazah anak setiap akhir tahun ajaran. Tetapi, sebagai salah satu bentuk upaya masyarakat melalui tim komite dan pihak sekolah untuk memeriahkannya maka, samenan ini selalu menjadi budaya tahunan.”Dan kami pihak sekolah selalu memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap usulan hasil musyarwarah bersama antara masyarakat dan sekolah untuk mengelar pesta samenan,” kata Asep kepada www.sukabumizone.com Kamis, 6/7/2017.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pihaknya merasa gembira atas keberhasilan siswa yang telah lulus pada ujian dan berhasil menyandang prestasi di tahun ini.” Melalui kenaikan kelas kita tingkatkan mutu pendidikan yang lebih baik serta tuntaskan dan pentingnya wajar dikdas sembilan tahun untuk generasi bangsa yang cemerlang,” paparnya. Seain itu, samenan tutur Asep juga akan menjadi ajang silaturahmi dan evaluasi tahunan antara staf pengajar dengan masyarakat. “ Tentu manfaatnya sangat banyak salah satunya memperkenalkan budaya kita kepada anak sedini mungkin,”ulasnya.
Ia berharap, dukungan dan peranserta masyarakat terus terjalin dengan baik. “Karena tanpa dukungan semua pihak acara seperti ini tidak mungkin terlaksana. Melalui Samenan mari kita tingkatkan rasa cinta terhadap budaya sendiri dan penumbuhan pendidikan karakter,”pungkasnya. Sep

Lihat Juga...