Harga Garam Melambung, Diskoperindag Lakukan Pengecekan

ilustrasi garamSUKABUMI — Harga komoditas sayuran di pasar tradisional Kota Sukabumi, Jawa Barat, melonjak. Kenaikan tersebut, dipicu akibat menurunnya pasokan sayuran itu ke pasaran. “Harga bawang daun naik dari Rp 8 ribu per kilogram menjadi Rp 18 ribu per kilogram,” kata Zulfikar (34) salah seorang pedagang sayuran di sekitar Pasar Pelita Kota Sukabumi kepada wartawan, Senin (24/7).

Lonjakan harga ini sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan harga, disebabkan berkurangnya pasokan bawang daun ke pasaran. Bahkan, pasokan bawang daun sempat kosong pada beberapa hari lalu. “Harga sayuran lainnya dalam keadaan stabil. Misalnya, cabai merah lokal yang dijual pada kisaran Rp 30 ribu per kilogram. Selain itu harga cabai rawit hijau yang dijual Rp 25 ribu hingga Rp 28 ribu per kilogramnya,” paparnya.

Sementara, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Sukabumi Asep Jafar menerangkan, harga garam di pasar tradisional juga mengalami kenaikan. Harga garam saat ini di pasaran mencapai kisaran Rp 1.500 hingga Rp 2.000 per pak. Padahal sebelumnya hanya dijual Rp 700 hingga Rp 1.000 per pak. “Kami langsung melakukan pengecekan terkait naiknya harga garam,” terangnya.

Penyebab terjadinya kelangkaan dan kenaikan harga garam saat ini di akibatkan dari cuaca ekstrem di beberapa wilayah penghasil garam seperti Madura dan Pati. “Sehingga petani mengalami gagal panen yang berpengaruh pada penurunan pasokan garam ke beberapa wilayah serta berimbas pada naiknya harga garam,” pungkasnya. Rol

Lihat Juga...