Pemkot Sukabumi Minta Angkutan Umum Daring Penuhi Prosedur

SUKABUMI — Menindaklanjuti adanya penolakan terhadap angkutan online dari para sopir angkot yang disampaikan organisasi angkutan darat (Organda) dan kelompok kerja unit (KKU) angkot pada Selasa (26/9) lalu. Maka, Wakil Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi mendatangi kantor transportasi online di Jalan Suryakencana, Kota Sukabumi Rabu (27/9) sore.

“Kami datang ke sini meminta komitmen manajemen pusat angkutan daring untuk komunikasi serta turun ke Sukabumi,” kata Achmad Fahmi kepada wartawan selepas bertemu dengan perwakilan angkutan daring di Sukabumi belum lama ini.

Pasalnya terang Fahmi selama ini belum ada perwakilan manajemen pusat angkutan online yang turun ke Sukabumi menyelesaikan kesepakatan dengan pemkot, Organda, serta KKU dan memenuhi ketentuan yang ada.

“Kondisi tidak kooperatifnya angkutan daring ini menimbulkan gejolak di lapangan seperti penolakan dari Organda. Padahal kesepakatan yang harus dijalankan cukup sederhana yakni komunikasi dengan Organda dan KKU angkot serta ojek pangkalan,” tuturnya.

Namun terang Fahmi, kesepakatan ini belum dilakukan angkutan daring di Sukabumi. Bahkan kata dia, angkutan daring belum memberikan informasi berapa jumlah pengemudi yang tergabung di dalamnya. “Padahal dalam kesepakatan disampaikan adanya pembatasan kuota pengemudi,” tandasnya.

Apabila kewajiban serta prosedur dalam kesepakatan itu dilakukan angkutan online, maka tidak akan terjadi permasalahan seperti saat ini. “Akibat tidak dipenuhinya kesepakatan angkutan daring maka surat keputusan wali kota Sukabumi terkait pembekuan sementara angkutan berbasis aplikasi di Sukabumi masih berlaku,” ujarnya.

Intinya Pemkot Sukabumi tidak antipati dengan angkutan daring tutur Fahmi. Tapi pihaknya mohon manajemen angkutan online memenuhi sejumlah persyaratan serta kewajiban yang disepakati. “Hal ini diperlukan untuk menjaga kondusivitas Kota Sukabumi,” terangnya.

Pemkot kata Fahmi siap memfasilitasi adanya komunikasi antara Organda dengan angkutan daring. “Namun selama ini itikad baik dari angkutan daring belum terlihat,” pungkasnya. rol

 

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan