Pemkot Sukabumi Gelar Operasi Pasar Gas Melon di Sejumlah Titik

SUKABUMI — Sejumlah titik di wilayah Kota Sukabumi jadi sasaran pelaksanaan operasi pasar (OP) gas elpiji tiga kilogram, belum lama ini. Langkah itu dilakukan untuk mengatasi kelangkaan gas melon di Sukabumi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir.

“Ditemukan ada beberapa tempat di Sukabumi yang dilakukan OP gas elpiji tiga kilogram,” kata Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian Kota Sukabumi Ayep Supriatna kepada wartawan. Kegiatan itu dilakukan sejak Jumat pagi di beberapa Kecamatan Sukabumi.

Di antaranya, Kelurahan Cikole dan Kebonjati di Kecamatan Cikole, Kelurahan Cikondang Citamiang dan Kelurahan Sindang Sari Kecamatan Lembursitu. “Titik lainnya yakni Kelurahan Limusnunggal, Babakan, dan Cibeureum Kecamatan Cibeureum serta Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong,” ujarnya.

Menurutnya, pelaksanaan OP gas juga dilakukan dengan melakukan penyisiran di sejumlah jalan protokol. Misalnya di Jalan Bhayangkara, Jalan Tipar, Jalan Otista, Jalan Merdeka, hingga Jalan Santiong. “Rencananya OP gas melon juga dilakukan pada Sabtu (9/12) di Kelurahan Nangeleng, Kecamatan Citamiang,” tuturnya.

Operasi pasar dilakukan untuk menjamin pasokan gas sampai kepada masyarakat yang membutuhkan. “Dengan adanya OP maka dipastikan ketersediaan gas elpiji tiga kilogram di Sukabumi aman,” imbuh Ayep.

Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) Sukabumi Yudha Sukmagara menambahkan, pelaksanaan OP itu dilakukan setelah melakukan koordinasi dengan Pertamina.

“Setelah pendataan daerah mana yang melaporkan kelangkaan, maka dilakukan OP,” terang dia.

OP digelar untuk mengatasi kelangkaaan gas elpiji di tengah masyarakat. “Untuk mendapatkan gas melon warga disyaratkan membawa kartu tanda penduduk (KTP) sebagai bukti warga di sana,” tandasnya.

Adanya kelangkaan gas melon ungkap Yudha, dikarenakan naiknya permintaan akibat liburan panjang Setiap bulannya kuota gas elpiji tiga kg di Kota Sukabumi mencapai sebanyak 600 ribu tabung gas elpiji.

“Biasanya, dengan jumlah tersebut kebutuhan warga Sukabumi bisa terpenuhi. Namun sejak memasuki liburan panjang pekan lalu maka terjadi kelangkaan gas di beberapa titik,” pungkasnya. rol

Lihat Juga...