Ratusan Penjaga Pantai di Sukabumi Diterjunkan

SUKABUMI — Ratusan penjaga pantai dikerahkan dalam rangka mengamankan ribuan wisatawan yang terus memadati objek wisata laut di selatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada libur panjang akhir pekan serta Natal 2017.

“Kami menurunkan 87 anggota tetap dan 17 anggota binaan yang disebar ke beberapa pos penjagaan serta penyelamatan wisata laut,” kata Kepala Divisi Operasional dan Latihan Balawista Kabupaten Sukabumi Asep Edom Saepulloh di Sukabumi, belum lama ini.

Menurutnya, dari pantauan langsung di lokasi wisata laut, hingga saat ini wisatawan yang datang belum terlalu padat. “Tetapi ada peningkatan dibandingkan libur pekan biasa,” ujarnya.

Selain itu, peningkatan pengawasan pada musim liburan sudah dimulai sejak 23 Desember 2017 hingga 8 Desember 2018. “Namun, hingga saat ini kondisi wisatawan masih aman dan normal. Kami belum menerima laporan adanya pelancong yang mengalami kecelakaan laut,” ungkapnya.

Pada pengamanan ini pihaknya juga berkoordinasi dengan petugas lainnya seperti dengan anggota TNI, Polres Sukabumi, relawan SAR daerah, Basarnas Pos Sukabumi dan lain-lain yang juga dibantu anggota Pramuka Peduli serta PMI Kabupaten Sukabumi.

“Kami juga terus memberikan imbauan kepada wisatawan yang tengah beraktifitas di objek wisata laut agar mentaati apa yang sudah diimbaukan penjaga pantai. Apalagi kini gelombang laut masih cukup tinggi serta cuaca bisa berubah cepat yang awalnya cerah tiba-tiba turun hujan deras,” tambahnya.

Ketua Forum Koordinasi SAR Daerah Kabupaten Sukabumi Okih Fajri Assidiqie mengatakan, pihaknya juga sudah menyiagakan personelnya di beberapa titik objek khususnya di lokasi yang dipadati wisatawan.

Ia menjelaskan, dari pemantauannya di beberapa objek wisata laut kondisi wisatawan masih normal. Diprediski jumlah yang datang tidak akan terlalu padat pada libur akhir pekan dan Natal ini, walaupun sekarang arus wisatawan yang datang sudah mulai ada peningkatan.

“Kami perkirakan kepadatan wisatawan akan terjadi pada perayaan malam tahun baru nanti. Namun, meski demikian kami tetap meningkatkan pengamanan agar tidak wisatawan yang mengalami kecelakaan laut seperti tenggelam atau hilang terbawa arus laut,” katanya. red

Lihat Juga...