Ratusan Orang Penyalahgunaan Narkoba Jalani Rehabilitasi

SUKABUMI — Sebanyak 108 orang penyalahguna narkoba di Kabupaten Sukabumi mendapatkan upaya rehabilitasi. Hal itu didasarkan data dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sukabumi.

“Pada 2017 BNNK Sukabumi telah merehabilitasi sebanyak 108 penyalahguna narkoba,” ujar Kepala BNNK Sukabumi AKBP Deni Yus Danial kepada wartawan belum lama ini. Seratusan orang itu kata dia mendapatkan rehabilitasi di sejumlah tempat.

Rinciannya kata Deni yakni sebanyak 6 orang direhabilitasi di lembaga pemerintah yakni RSUD Palabuhanratu, Yayasan Kasih Indonesia sebanyak 71 orang dan Yayasan Lensa sebanyak 31 orang. “Tahapan rehabilitasi ini merupakan salah satu upaya untuk menyelamatkan para pengguna narkoba,” tuturnya.

Diterangkan Deni, warga yang direhabilitasi sebagian berasal dari tindaklanjut dari kegiatan tes urine atau screening deteksi narkoba yang dilakukan di sejumlah institusi. “Upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba pada 2017 diikuti sebanyak 1.832 orang,” ujarnya.

Menurut Deni, rehabilitasi itu dilakukan dengan sejumlah kegiatan lainnya dalam upaya pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN). “Di antaranya tindakan supply reduction dan demand reduction,” paparnya.

Khusus untuk aspek pencegahan ungkap Deni, pada 2017 ini BNNK Sukabumi telah membentuk relawan anti narkoba sebanyak 510 orang. “Selain itu dibentuk pula penggiat anti narkoba sebanyak 208 orang,” cetusnya.

Selain itu, bersama dengan Pemkab Sukabumi meluncurkan program alternative development. Program ini tunuk mengganti dan mengubah profesi masyarakat yang rentan terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba. “Di mana warga diajak untuk menjadi petani tanaman hidroponik dan budidaya ikan hias,” pungkasnya. net

Lihat Juga...