Puluhan SDN di Cikembar Gelar Sapta Lomba PAI

 

CIKEMBAR — Puluhan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, menggelar sapta lomba Pendidikan Agama Islam (PAI) bertempat di SDN Bojong Desa Bojong Kecamatan Cikembar (4/1/2018).
Dari informasi yang diperoleh www.sukabumizone.com, sekolah yang mengikuti perlombaan tersebut sebanyak 40 sekolah. Sementara, ada tujuh keriteria perlombaan yang diperlombakan diantaranya, lomba MTQ, MHQ, LCC, Pildacil, Hifdzil Qur’an, Lomba Praktek Kesempurnaan Bacaan Shalat dan Lomba Qosidah.

Pengawas PAI Kecamatan Cikembar Ijam Jamaludin mengatakan, sapta lomba PAI selalu diselenggarakan meriah di Kecamatan Cikembar. Hal itu, tampak dari antusias setiap sekolah dalam mengikuti kegiatan tersebut. “Sapta lomba PAI ini sangat penting dilaksanakan dengan tujuan memotifasi anak terutama dalam pembiasaan akhlak mulia,” kata Ijam kepada wartawan www.sukabumizone.com Kamis, (4/1).

Di tempat yang sama Ketua Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) Kecamatan Cikembar Endad Suryadi yang juga sebagai ketua panitia penyelenggara sapta lomba PAI menjelaskan, sapta lomba PAI di tahun ini lebih meningkat ketimbang tahun sebelumnya. Hal itu tampak dari kerjasama dan kekompakan seluruh sekolah dan peserta perlombaan. ” Di tahun ini peserta hampir 95 persen mengikuti seluruh keriteria perlombaan,” ujar dia.

Ditanya mengenai seberapa penting sampat lomba PAI digelar? Ia menjawab, kegiatan ini sangat penting untuk menggali potensi dan mengevaluasi perkembangan pendidikan agama. “Kegiatan yang digelar selam dua hari ini mudah-mudahan menjadikan sekolah di Kecamatan Cikembar lebih eksis ke depan sehingga siap bersaing di tingkat kabupaten, perovinsi dan seterusnya,” tandasnya.

Sementara itu Kepala Sekolah SDN Babakan Solihin didampingi Guru Pembimbing PAI SDN Babakan, Iwan Setiawan menyampaikan, banyak manfaat dari lomba PAI salah satunya menigkatkan prestasi anak juga meningkatkan kemampuan guru. “Seperti yang kami dengar dari panitia kemarin bahwa jadikan kegiatan ini bukan semata-mata untuk berlomba mendapatkan prestasi. Namun, jadikan juga perlombaan ini sebagai ajang silaturahmi dan rekreasi religius. Sehingga diharapkan anak dapat menimba pengalaman didalamnya,”singkatnya. Sep

Lihat Juga...