KLB Difteri , Ratusan Ribu Warga Sukabumi Divaksin

SUKABUMI — Sebanyak 116 ribu warga Kota Sukabumi yang berusia satu tahun hingga kurang dari 19 tahun menjadi target imuniasi difteri yang dimulai pada Senin (5/2). Program yang disebut outbreak response immunization (ORI) difteri rencananya akan dilakukan selama tiga kali yaitu Februari, Juni, dan Desember 2018.

“Pada saat ini dilaksanakan ORI untuk difteri di Kota Sukabumi,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi Lulis Delawati kepada wartawan di salah satu sekolah dasar (SD) di Kecamatan Cikole yang melaksanakan ORI. Lokasi pelaksanaan ORI kata dia adalah di sekolah, fasilitas kesehatan maupun tempat lainnya,

Lulis menjelaskan, pelaksanaan ORI didasaekan surat edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) serta Pemprov Jabar. Di mana secara nasional ada 82 kabupaten/kota yang diharuskan melaksanakan ORI selama tiga kali putaran yakni Januari, Juni dan Desember.

Seharusnya lanjut Lulis, pelaksanaan ORI dilakukan pada Januari. “Tapi karena pasokan logistik baru tiba maka kegiatan imunsasi difteri dilakukan pada awal Februari,” tuturnya.

Sasaran imunisasi adalah warga yang berusia satu tahun hingga hingga kurang dari 19 tahun. Jumlah warga dalam rentang usia itu mencapai sebanyak 116 ribu orang. “ORI difteri dilakukan untuk memutus mata rantai penularan difteri,” ujar Lulis.

Ia menerangkan, Kota Sukabumi sudah menetapan kejadian luar biasa (KLB) difteri. Sebab, sejak Desember 2017 hingga Januari 2018 telah terdapat tujuh kasus difteri. “Rincianya sebanyak tiga kasus pada 2017 dan empat kasus pada 2018,” tandasnya. net

Lihat Juga...