Pemekab Sukabumi Gelar Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Payudara

SUKABUMI KAB — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, menggelar tes deteksi dini Kanker Leher Rahim dan Payudara terhadap puluhan ibu usia 30 sapai 50 tahun atau yang sudah menikah di Puskesmas Palabuhanratu Selasa, (03/04).

Pemeriksaan atau Skrining Kanker Leher Rahim dan Payudara ini, sebagaimana tercantum pada Peraturan Pemerintah No 2 tahun 2018 tentang standar pelayanan minimal dan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 41 tahun 2016 tentang standar pelayanan minimal Bidang Kesehatan diwajibkan kepada usia 30-50 tahun dan atau yang sudah menikah harus di skinning Kanker Leher Rahim dan Payudara melalui metode inpeksi visual dan asam asetat (IVA) dan CBE.

Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi H.Hendra Priatna mengatakan, berkaitan dengan hal tersebut Pemerintah Kabupaten Sukabumi menggelar tes deteksi dini Kanker Leher Rahim dan Payudara dengan metoda IVA TEST dan CBE (Clinical Breast Examination).

“Pemeriksaan massal deteksi dini bertujuan untuk menurunkan jutaan kematian yang disebabkan Kanker Rahim dan Payudara, perlu kita lakukan bersama yaitu dengan meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang Kanker, dan juga mendorong lintas sektor lainnya di luar bidang kesehatan serta individu dan masyarakat diseluruh Kabupaten Sukabumi untuk berperan dalam mencegah Kanker terutama Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara,” kata Hendra kepada wartawan Selasa, (03/04).

Di tempat yang sama, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP.PKK) Kabupaten Sukabumi H. Yani Jatnika Marwan mengajak perempuan-perempuan di wilayah Kabupaten Sukabumi agar rutin memeriksakan organ intim dan payudaranya untuk mendeteksi dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara melalui Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA Test).

“Lebih baik mencegah, jangan sampai sudah stadium tinggi, baru periksa ke Dokter. Ibu-ibu jangan ragu untuk memeriksakan diri deteksi dini Kanker Serviks dan Payudara,” ajaknya.

Yani pun menjelaskan bahwa IVA test diperlukan bagi wanita usia 30-50 tahun atau yang sudah menikah untuk deteksi dini Kanker Leher Rahim.

“Periksa Payudara sendiri (Sadari) juga sangat penting untuk dilakukan. Ini perlu dilakukan perempuan sejak usia remaja agar terhindar dari resiko Kanker Payudara. Sehingga bisa ditangani secepatnya,” ucapnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Sosial (ASSDA I) Tim Penggerak PKK Kabupaten Sukabumi, Unsur Dinas Kesehatan serta tamu undangan lainnya. Sep

Lihat Juga...