Sekda Kabupaten Sukabumi Buka Pelatihan PPRG

SUKABUMI KAB — Pelatihan Perencanaan Penganggaran Responsif Gender (PPRG) di Kabupaten dan Kota merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan berdasarkan UU No 23 Tahun 2014, yang mana pelaksanaan PPRG tersebut dapat dilakukan melalui Pendampingan dan Pelatihan kepada seluruh perencana di masing-masing Perangkat Daerah. Hal tersebut sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kemampuan dalam menyusun perencanaan dan penganggaran Responsif Gender demikian dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Iyos Somantri, ketika membuka acara tesebut di Aula Dinas Sosial Kabupaten Sukabumi, Kamis, (12/04).

Isu gender sangat berkaitan dengan masalah ketidak adilan yang menimpa baik laki-laki maupun perempuan. Adapun Unsur penting yang menyebabkan timbulnya issu gender adalah hubungan gender yang timpang dan konsekuensinya terhadap seseorang dalam memperoleh akses manfaat dan keikutsertaan dalam memutuskan serta penguasaan terhadap sumber-sumber.

“Para Camat, Lurah dan Kepala Desa agar dapat menggerakkan seluruh sumberdaya dilingkungannya sehingga dapat menyelesaikan persoalan-persoalan gender “Three And Plus” yang menjadi target Kementerian PP Dan PA dalam menerapkan Strategi PUG di daerah.” kata Iyos kepada wartawan belum lama ini.

Lebih lanjut dia, kegiatan ini merupakan awal dari rangkaian kegiatan upaya penyediaan data terpilah untuk peraihan penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE) khususnya bagi Kabupaten Sukabumi menuju kategori utama.

“Untuk itu, seluruh peserta agar dapat mentransformasikan pengarusutamaan gender ke dalam Kegiatan di kecamatan masing-masing sehingga tersedia data yang terpilah,” ujarnya.

Sementara itu Kabid PUG Yeni Rosliani melaporkan, kegiatan ini diikuti oleh 47 Camat dan 47 Operator Program Non ASN dengan maksud agar dapat tersampaikannya pengetahuan tentang perencanaan Responsif Gender dan manfaat keadilan dan Kesetaraan Gender.

“Hadir pada kesempatan tersebut Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Sosial, Kadis Sosial, Kadis P3A dan penceramah dari Universitas Islam Bandung,” pungkasnya. Sep

Lihat Juga...