Korban Tenggelam di Pantai Selatan Sukabumi Ditemukan Tewas

SUKABUMI — Pencarian pelajar yang hilang tenggelam di pantai selatan Kabupaten Sukabumi asal Kabupaten Cianjur akhirnya membuahkan hasil. Korban ditemukan meninggal dunia Senin (30/4) malam.

Sebelumnya, seorang pengunjung obyek wisata pantai di selatan Kabupaten Sukabumi hilang tenggelam Ahad (29/4) pagi. Dari informasi yang diperoleh Forum Koordinasi SAR Daerah (FKSD) Kabupaten Sukabumi menjelaskan, korban hilang tenggelam adalah Mahesa Prakarsa Ginanjar (16) pelajar SMK 2 Cilaku Kabupaten Cianjur. Korban merupakan warga Kampung Bayubud, Perum Bumi Mas Cianjur.

“Tim gabungan berhasil menemukan korban Hesa Prakarsa di tepi Pantai Karang Hawu”, ujar Koordinator Pos SAR Sukabumi Aulia Sholihanto kepada wartawan, Selasa (1/5).

Jasad korban ditemukan sekitar satu kilometer dari lokasi tenggelam. Jasad korban langsung dievakuasi ke RSUD Palabuhanratu, Sukabumi. “Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR gabungan dinyatakan selesai,” tandasnya.

Aulia mengatakan, upaya pencarian korba dilakukan sejumlah unsur yakni Pos Sar Sukabumi, Polsek Cisolok, Satpol air Sukabumi, Koramil Cisolok, DVI Polres Cianjur, Balawista. “Selain itu petugas BPBD Kabupaten Sukabumi, ACT, SAR Khatulistiwa, Mapala CBI, PMI Sukabumi, serta masyarakat. Sarana yang digunakan dalam pencarian yakni rescue car carrier, perahu karet 1 unit, ambulance DVI, mobil patroli Polsek Cisolok, dan kapal Polair,” ujarnya.

Koordinator FKSD Kabupaten Sukabumi Okih Pajri mengatakan, sebelumnya korban dilaporkan tenggelam pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. “Pengunjung itu tenggelam di Pantai Kebon Kalapa Karanghawu Kecamatan Cisok, Kabupaten Sukabumi,” terangnya.

Pada saat tenggelam korban menggunakan celana pendek biru list merah, memakai kalung warna hitam, serta bercirikan rambut pendek. Menurut dia, awalnya korban bersama teman-temanya berenang di sekitar tepian pantai.

“Namun, secara tiba-tiba datang ombak besar yang menerjang. Dampaknya korban hanyut tenggelam ke tengah lautan dan berupaya ditolong oleh teman-temannya. Naas, korban tidak dapat terselematkan karena arus ombak laut cukup kuat. Sehingga korban terseret ke tengah laut dan hilang tengglam,” tukasnya. red

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan