Di Resor Selabintana Sukabumi Terpantau Dua Ekor Macan Tutul

SUKABUMI — Dua ekor macan tutul dipantau dalam kamera trap yang dipasang petugas di kawasan resor Selabitana Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Dua ekor macan tutul tersebut diduga tengah melakukan perjalanan ke kawasan hutan.

“Kalau jumlah macan tutul secara kontinyu kami melakukan monitoring dengan kamera trap melakui foto serta video,” ujar Kepala Resor Selabintana Balai Besar TNGGP Dadi Haryadi di Kampung Perbawati, Desa Perbawati, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, belum lama ini.

Sementara, khusus di Selabintana data terakhir mengatakan ada dua ekor macan tutul yang berhasil terdeteksi melalui kamera trap foto. Hewan itu kemungkinan tengah melakukan perjalanan dari Pondok Halimun ke atas jalur pendakian.

Hal ini terlihat dari bekas cakaran di pohon Puspa yang dilakukan binatang itu. “Jarak terdekat dari kawasan hutan ke titik ditemukan macan tutul mencapai sekitar 1.4 kilometer,” tuturnya. Petugas ke depan akan kembali memasang kamera trap untuk memantau macan tutul. Hewan ini termasuk dalam satwa prioritas dalam kawasan TNGGP.

Kepala Bidang Teknis Konservasi, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Mimi Murdiah mengatakan, macan tutul yang dievakuasi pada Kamis akan dilepasliarkan kembali ke habitat asalnya di taman nasional.

“Tapi setelah meminta saran dari dokter sebab kondisi sekarang bukan kondisi yang terbaik maka sementara di kantor balai,” ujarnya.

Hal ini lanjut Mimi, sambil menunggu hasil pemeriksaan darah di Taman Safari Indonesia. Jika memang ada indikasi tidak sehat maka harus masuk ICU. “Namun dari pantauan kemungkinan hewan tersebut dalam kondisi bagus kesehatannya,” pungkasnya. rol

Lihat Juga...