Ratusan Santri di Kota Sukabumi Ngaji on The Street

SUKABUMI — Sebanyak 200 santri di Kota Sukabumi Jawa Barat, ikuti Ngaji on The Street (Ngaos) di depan Balai Kota Sukabumi Selasa (29/5). Kegiatan itu dilakukan dalam rangka mengajak masyarakat untuk mengisi bulan Ramadhan dengan memperbanyak membaca Alquran.

Para santri itu membaca Alquran di trotoar depan Balai Kota Sukabumi Jalan R Syamsudin SH Kota Sukabumi. “Ngaji on the street itu bertujuan bagaimana membuat tempat menjadi barokah serta dirahmati Allah SWT dalam rangka mengisi bulan suci Ramadhan,” kata Pimpinan Ponpes Dzikir Alfath Kota Sukabumi, KH Fajar Laksana kepada wartawan.

Bulan ini adalah bulan Allah menurunkan Alquran. Sebab itu, pada bulan puasa ini pihaknya mengajak masyarakat untuk mengisinya dengan memperbanyak bacaan Alquran salah satunya melalui Ngaji on the street.

“Jumlah santri yang terlibat mencapai sebanyak 200 orang. Ratusan santri ini terbagi dalam 30 kelompok. Di mana satu kelompok ditugaskan membaca satu juz yang berbeda,”imbuhnya.

Fajar mengatakan, dalam Ngaos di Balai Kota Sukabumi itu dibacakan 30 juz Alquran atau khatam Alquran. Pembacaan Alquran itu untuk mendoakan supaya Sukabumi dan Indonesia mendapatkan kebarokahan, kemuliaan, didamaikan, serta disejahterakan.

“Kami memilih di jalan supaya Alquran membumi ada di mana-mana,” tandas Fajar. Cara itu dilakukan efektif untuk mengajak masyarakat membaca Alquran.

Selain di jalan, hal serupa bisa dilakukan di pasar, terminal, kantor, dan sarana umum lainnya. “Intinya warga bisa membaca Alquran melalui one day one juz,” ujarnya.

Fajar mengungkapkan, gerakan itu sejalan dengan visi Sukabumi yakni mewujudkan kota rahmatan lil alamin. Di mana kota berupaya mewujudkan Alquran dalam kehidupan pemerintahan dan kemasyarakatan.

Salah seorang santri, Salma M mengatakan, pada momen bulan Ramadhan memang sudah terbiasa memperbanyak bacaan Alquran. “Hingga hari ke-13 Ramadhan sudah dibaca 13 juz Alquran,” tandasnya.

Kegiatan Ngaji on The Street ini cukup positif untuk mengajak warga membaca Alquran. “Hal itu juga sebagai bentuk syiar Islam di bulan Ramadhan,” pungkasnya. rol

Lihat Juga...