Pemkot Sukabumi Masih Godok THR ASN

SUKABUMI — Proses pencairan dana THR untuk aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Sukabumi masih belum dilakukan. Sebab proses pencairannya masih menunggu pengajuan dari masing-masing SKPD. “THR masih proses mudah-mudahan dapat dicairkan dalam waktu dekat ini,” kata Pejabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Sukabumi Saleh Makbullah kepada wartawan Senin (4/6). Kini tahapannya baru pada pengajuan dari masing-masing SKPD kepada pemerintah serta dilakukan secara hati-hati.

Menurut Saleh, alokasi dana THR itu berasal dari APBD Kota Sukabumi. Tapi pihaknya belum merinci dari pos anggaran mana THR untuk ASN itu dialokasikan. “Selain THR, para ASN juga akan mendapatkan gaji ke-13. Penyaluran dana THR dan gaji ke-13 tidak dilakukan secara bersamaan melainkan berbeda waktunya,” ujarnya.

Saleh mengungkap, pembayaran THR dilakukan sebelum hari raya Idul Fitri. Sementara gaji ke-13 setelah momen itu. “Harapannya dana THR itu digunakan oleh ASN dengan bijak. Sehingga dana ini bisa dikelola dengan baik serta bermanfaat oleh para ASN,” imbuhnya.

Di sisi lain sebelumnya para tenaga honorer di Kota Sukabumi berharap mendapatkan THR dari pemerintah daerah. “Kami berharap adanya THR sebagai bentuk penghargaan terhadap pengabdian selama ini,” tandasnya Ketua Forum Honorer Indonesia (FHI) Kota Sukabumi Heriyanto.

Menurut dia, para tenaga honorer terutama guru selama ini tidak mendapatkan THR. “Sehingga pada tahun ini para honorer berharap kepada pemerinta daerah untuk memberikan perhatian,” harapnya.

Minimal bila tidak ada THR bisa ada kepedulian berupa kadeudeuh dari pemerintah daerah. “Namun hingga kini belum ada kepastian informasi mengenai pemberian kadeudeuh atau dalam bentuk lainnya,” tandasnya.

Terlebih lanjutnya, kini Kota Sukabumi dipimpin pejabat wali Kota Sukabumi Dady Iskandar yang baru saja dilantik Gubernur. “Dampaknya para tenaga honorer belum mengetahui arah kebijakan dari pemimpin baru tersebut,” pungkasnya. rol

Lihat Juga...