Kantor Pos Kebanjiran Kiriman Uang dari TKI Menjelang Labaran

 

SUKABUMI — Jelang Lebaran, PT Pos Indonesia kebanjiran kiriman uang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) untuk keluarga di Tanah Air. Fenomena tersebut terjadi disebabkan banyaknya TKI yang menambah jumlah kiriman uang lewat layanan Western Union (WU) Kantor Pos untuk memenuhi kebutuhan hari Lebaran keluarga di tanah air.

“Bulan ini tersejak 1 Juni ada 4.000 transaksi dan puncaknya pada Senin 4 Juni kemarin,” kata Manager Penjualan dan Pengembangan Outlet Kantor Pos Sukabumi Munandar Januardhy belum lama ini. Pada rentang waktu 1 Juni sampai 5 Juni tercatat kiriman uang dari para TKI di luar negeri ke keluarga di Sukabumi mencapai sekitar Rp 17 miliar.

Jumlah tersebut, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Di mana kiriman uang selalu meningkat serta hal itu ditujukan untuk memenuhi kebutuhan keluarga menjelang lebaran.

Menurut Munandar, pada Senin lalu Kantor Pos menambah empat layanan loket untuk memberikan layanan kepada warga yang akan mengambil kiriman uang. “Pasalnya dengan loket yang tersedia jumlahnya kurang mendukung karena jumlah warga yang datang cukup banyak,” tuturnya.

Jumlah transaksi pada hari itu melonjak drastis hingga 2.000 transaksi. Saat ini jumlah transaksi kembali normal serta akan menurun mendekati lebaran.

Munandar menjelaskan, sebenarnya warga dapat mengambil kiriman uang di kantor pos lainnya di daerah seperti di Kecamatan Cibadak, Cisaat serta Sukaraja. Tapi sebagian warga memilih mengambil di Kota Sukabumi karena lokasinya dekat dengan sejumlah pusat keramaian seperti perbelanjaan serta lain sebagainya.

Kiriman uang ini kata Munandar, sebagian besar berasal dari TKI di timur tengah serta sebagian lainnya dari negara Asia. Mereka mengirimkan uang ke keluarga di tanah air secara rutin setiap bulannya termasuk menjelang lebaran.

“Jumlah kiriman uang melalui WU Kantor Pos sejak Januari hingga Mei mencapai Rp 267 miliar. Bila dirata-ratakan per bulan kiriman uang dari TKI ke WU Kantor Pos Sukabumi mencapai Rp 53,4 miliar,” tandasnya.

Kepala Kantor Pos Cabang Sukabumi, Ilham Permono menambahkan, bagi warga yang mengambil kiriman uang di Kantor Pos tidak dikenakan pungutan. “Misalkan, warga mengirimkan uang melalui WU sebesar Rp 10 juta, maka uang yang diterima keluarga di Tanah Air tetap Rp 10 juta,” ulasnya.

Seorang warga Goalpara Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi Rina Sumarlina (40 tahun) mengatakan, ia secara rutin mengambil kiriman uang dari adik kandungnya yang bekerja di Uni Emirat Arab. “Jumlah kiriman uang menjelang lebaran ditambah untuk memenuhi kebutuhan lebaran,” tuturnya.

Awalnya setiap bulan saudaranya tersebut hanya mengirimkan uang sebesar Rp 2 juta. “Pada menjelang lebaran kiriman uang bisa meningkat menjadi Rp 4 juta,” pungkasnya. net

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan