Pemekaran Jampang Didugung Ridwan Kamil

SUKABUMI–Kandidat Gubernur Jabar nomor urut 1 Ridwan Kamil siap dukung pemekaran wilayah Jampang atau Sukabumi selatan. Pemekaran wilayah Jampang yang kini masuk wilayah administrasi Kabupaten Sukabumi, akan mampu meningkatkan akses pelayanan kepada masyarakat. Pernyataan itu dilontarkan Ridwan Kamil usai menerima dukungan dari Forum Komunikasi Daerah CDOB (Calon Daerah Otonomi Baru) Jampang, Sukabumi Selatan, di Tegal Buleud, Kabupaten Sukabumi belum lama ini. Usai deklrasi, Kang Emil membagikan kaos Rindu kepada ratusan orang yang hadir di acara itu.

Ketua Forkonda CDOB Jampang Dede Surahman mengatakan, dukungan diberikan kepada Ridwan Kamil sebab Wali Kota Bandung yang akrab disapa Kang Emil itu berpengalaman, serta sudah terbukti membuat banyak inovasi untuk memajukan daerahnya. “Kami berharap, jika Pak Ridwan menjadi gubernur, beliau akan membawa perubahan serta kemajuan bagi Jabar, terutama juga karena beliau mau memperjuangkan pemekaran Jampang,” kata Dede.

Senada diungkapkan Effendi, tokoh masyarakat setempat. Menurutnya, Jampang perlu dimekarkan agar akses pelayanan warga tidak terlalu jauh. Jauhnya infrastruktur kota ke kabupaten membuat biaya transportasi mahal. Di Jampang harga bbm Rp10 ribu per liter. Dampaknya, harga sembako ikut naik. “Kami berharap Kang Emil jadi gubernur, dalam 6 bulan masa kerja berikutnya, wilayah Jampang minta diprioritaskan,” ungkap Effendi.

Menanggapi hal tersebut Kang Emil menyatakan, sudah mencatat semua masalah warga di Jampang. Maka tugas pemimpin adalah mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, membuat warganya tenang serta memberikan kemudahan. “Saya catat masalah warga, makanya saya akan perjuangkan Jampang mekar,” kata Kang Emil.

Di Jampang sistem infrastruktur serta pelayanan publik yang terlalu jauh, menyebabkan warga harus keluar ongkos lebih mahal. Inilah yang melandasi perjuangan Rindu kalau terpilih akan memperjuangkan pemekaran wilayah yang setara dengan Jatim, yang penduduknya lebih sedikit, tapi jumlah daerah administrasinya lebih banyak, sehingga APBD lebih besar dibandingkan warga Jabar, yang jumlah penduduknya lebih banyak, tapi wilayah administrasinha hanya 27 kota dan kabupaten. “Pemekaran solusi untuk mengejar ketertinggalan pembangunan di Jabar selatan serta tercapainya keadilan sosial,” tandas Kang Emil.

Karenanya menurut Kang Emil pesan ini harus sampai kepada presiden karena kewenangan pemekaran ada di pemerintah pusat. Pada 2019, perjuangkan agar moratorium pemekaran dibuka kembali. Kang Emil berterima kasih atas dukungan dari Forkonda CDOB Jampang. serbab dukungan itu akan menambah jumlah suara di Kabupaten Sukabumi yang saat ini masih draw dengan paslon 2D. “Dengan kedatangan saya ke sini, simpul-simpul pendukung ini akan berpencar mensosialisasikan visi misi dan program Rindu. Agar di sisa 19 hari lagi, posisi yang seimbang ini bisa menjadi kemenangan Rindu,” pungkasnya. red

Lihat Juga...