PT SCG Tanggapi Keluhan Warga Tanjung Sari

“Terkait Ledakan yang Diduga dari PT SCG”
SUKABUMI — Keluhan dari sejumlah warga di Kampung Bantarsari Rt 03/03, Desa Tanjung Sari, Kecamtan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terkait adanya kegiatan pemecahan suatu material atau batuan dengan menggunakan bahan peledak (blasting), yang dilakukan PT SCG dan dinilai merugikan akhirnya ditanggapi serius oleh perusahaan tersebut.

Diberitakan sebelumnya, proses blasting yang dilakukan PT SCG diduga telah menimbulkan getaran yang cukup besar dua minggu lalu. Bahkan, sebagian dinding rumah warga retak akibat getarannya. Karena itu, warga protes dan berharap ada tindakan dari pihak perusahaan dan bantuan pemerintah setempat agar kegiatan tersebut tidak mengganggu kenyamanan warga.

Menanggapi hal tersebut, Head of communication for Blasting PT. Tambang Semen Sukabumi (TSS) Tengku Khairurrizal menjelaskan,  PT. Tambang Semen Sukabumi (TSS) saat ini sedang melakukan kegiatan penambangan yang telah sesuai dengan hukum dan peraturan pemerintah yang berlaku.

“Bahkan, telah dibekali dengan pengalaman dan teknologi kelas dunia. Kegiatan yang dilakukan SCG ini menghasilkan standar yang lebih baik dari yang telah ditetapkan pemerintah, dalam hal memastikan minimnya atau bahkan tidak ada dampak negatif yang ditimbulkan bagi lingkungan dan masyarakat sekitar,” jelas Tengku kepada www.sukabumizone.com Minggu, (22/07/2018).

Meskipun demikian lanjut Tengku, perusahaan menyadari dan mendengarkan kekhawatiran warga sekitar yang disampaikan baru-baru ini, terkait dengan aktivitas penambangan perusahaan. “Karena itu, kami memutuskan untuk menangguhkan proses blasting di Gunung Guha, mulai dari 3 Juli 2018 hingga pemberitahuan lebih lanjut. Perusahaan akan mengambil langkah yang tepat untuk mengakomodasi berbagai kekhawatiran dari masyarakat sekitar,” ujarnya.

Menurutnya, sebagai tindakan lebih lanjut maka perusahaan sedang bekerja bersama dengan Polisi setempat, Koramil, dan kepala desa untuk melakukan investigasi lebih lanjut. Hasil dari investigasi ini akan menjadi dasar dalam langkah berikutnya yang akan diambil oleh perusahaan.

“Perusahaan berkomitmen penuh untuk menjaga lingkungan dan masyarakat sekitar dalam setiap kegiatan operasional dengan menyelaraskan aspek lingkungan, sosial, dan pembangunan ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekitar perusahaan beroperasi,” pungkasnya. Sep

 

Lihat Juga...