Di Jabar Selatan Sejumlah Jalur Kereta Api akan Direaktivasi

SUKABUMI — Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) akan melakukan reaktivasi lima jalur kereta api di selatan Jawa Barat. Hal itu disampaikan Menteri BUMN Rini Soemarno disela-sela kunjungannya ke kawasan Ujunggenteng, Kecamatan Ciracap, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, belum lama ini.

“Jabar selatan mendapatkan perhatian khusus dari presiden bukan hanya bandara tapi bagaimana reaktiviasi jalur kereta di Jabar selatan,” kata Rini kepada wartawan di sela-sela meninjau tempat pelelangan ikan (TPI) Ujunggenteng belum lama ini. Ia mengusulkan ada lima jalur kereta yang akan dilakukan reaktivasi.

Lima jalur kereta itu diantaranya menghubungkan Sukabumi dan Cianjur sampai Padalarang dan Bandung. “Selain itu nantinya menghubungkan dengan Garut,” cetusnya.

Menurutnya, jalur kereta api lama itu bisa dilakukan reaktiviasi dengan biaya tidak tinggi. “Namun reaktivasi bisa menguntungkan karena sebenarnya potensi jalur ekonomi yang cukup bagus bukan hanya orang tapi mengangkut barang,”tuturnya.

Reaktivasi lima jalur kereta di Jabar selatan yang diusulkannya itu biasanya mendapatkan pembiayaan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Bila Kemenhub mengalami kesulitan maka pembangunan akan dilakukan PT KAI.

” Insya Allah mencoba reaktivasi tahun,” tandas Rini. Reaktivasi ini merupakan investasi tambahan. Nantinya Kementerian BUMN mencoba mengusulkan bagaimana PT KAI membangun sendiri serta mendapatkan penanaman modal negara.

Reaktivasi jalur kereta lanjut Rini, merupakan salah satu upaya pemerintah bagaimana meningkatkan kesejahteraan. Caranya dengan memudahkan masyarakat Jabar selatan mengangkut hasil pertanian atau produk lainnya yang mereka produksi. Misalnya ikan, sayur mayur, bunga potong, serta telur ayam.

” Kami berharap dengan reaktivasi jalir kereta maka akan memudahkan tranaportasi,” pungkasnya. red

Lihat Juga...