Harga Beras Mulai Naik di Sukabumi

SUKABUMI — Harga komoditas beras di pasar tradisional Sukabumi mulai mengalami kenaikan. Hal ini terjadi salah satunya akibat berkurangnya pasokan beras ke pasaran.

Data Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskop UKM-PP) Kota Sukabumi menyebutkan, kenaikan harga beras terjadi pada tiga jenis komoditas beras diantaranya beras Ciherang, beras IR 64 KW 1 Jampang, serta IR 64 KW 2 Jampang. Harga beras Ciherang naik dari Rp 11 ribu per kilogram menjadi Rp 12 ribu per kilogram.

Beras IR 64 KW 1 Jampang mengalami kenaikan harga sebesar 15 persen dari harga pekan lalu sebesar Rp 10 ribu per kilogram menjadi Rp 11.500 per kilogram. Terakhir beras IR 64 KW 2 Jampang mengalami kenaikan harga sebesar 4.76 persen dari harga pekan lalu sebesar Rp 8.400 per kilogram menjadi Rp 8.800 per kilogram.

‘’Kenaikan harga terhadap ketiga komoditas beras itu karena pasokan mengalami penurunan,’’ kata Kepala Diskop UKM-PP Ayep Supriatna, belum lama ini. Akibatnya harga ketiga komoditi beras tersebut terkoreksi naik.

Menurutnya, petugas terus memantau perkembangan harga serta pasokan beras ke pasaran. Harapannya harga beras di pasaran kembali stabil.

Di sisi lain ia menjelaskan, harga komoditas lainnya mengalami penurunan harga. Contohnya harga daging ayam broiler turun harga sebesar 2.77 persen. “Saat ini harga daging ayam mencapai Rp 35 ribu per kilogram padahal pekan sebelumnya Rp 36 ribu per kilogram,” tuturnya.

Selain itu harga komoditi cabai rawit merah mengalami penurunan harga sebesar 15.78 persen. Pada pekan lalu harganya sebesar Rp 38 ribu kini menjadi Rp 32 ribu per kilogram.

“Penurunan harga terhadap kedua komoditi tersebut disebabkan pasokan kedua komoditi itu mengalami peningkatan. Sehingga mengakibatkan harga kedua komoditi itu terkoreksi turun,” tadasnya.

Sementara itu harga barang-barang pokok dan barang-barang penting strategis lainnya di Kota Sukabumi masih relatif stabil serta fluktuasi harganya masih dalam batas kewajaran. “Misalnya daging sapi dan kerbau Rp 115 ribu per kilogram, daging kambing Rp 110 ribu per kilogram, telur ayam Rp 24 ribu per kilogram, serta minyak goreng dalam kemasan Rp 13.750 per liter dan minyak goreng curah Rp 12 ribu per liter,” pungkasnya. red

Lihat Juga...