Residivis Pencuri Anak Ayam di Bekuk Polsek Jampang Tengah

SUKABUMI — Polsek Jampang Tengah, Polres Sukabumi bekuk dua pelaku pencuri anak ayam yang merupakan residivis kasus sama di wilayah Kecamatan Jampang Tengah, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Penangkapan itu berawal dari informasi pemilik peternakan ayam yang merasa kehilangan ayam serta barang lainnya di peternakan. Atas laporan itu kami langsung bergerak serta tidak lama menangkap kedua pelaku,” ungkap Kapolsek Jampang Tengah AKP Samsuri, di Sukabumi, belum lama ini.

Kedua pelaku berinisial SI (45), warga Kampung Puncaksawo, RT 1/1, Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampang Tengah, serta FS (29), warga Kampung Cibandung, RT 18/2, Desa Tegallega, Kecamatan Lengkong.

Barang bukti yang disita adalah anak ayam 770 ekor DOC (day old chicken), dan juga 763 ekor ayam broiler, serta satu unit sepeda motor merek Yamaha Mio hitam bernopol F 5163 TW. “Selanjutnya 17 karung pakan ayam merek Sabas dengan berat 50 kg dan 30 ekor ayam jenis broiler, 20 tabung gas ukuran 3 kg, 200 genteng pasir, berbagai jenis onderdil mobil, dan oli mesin,” ujarnya.

Pihaknya juga menyita barang bukti lainnya yang digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya itu, seperti satu unit mobil merek Avanza silver bernomor polisi F 1403 UM serta satu unit mobil pick-up hitam bernomor polisi F 8158 SI berikut dengan kunci kontak serta STNK.

“Kini kami masih mengembangkan kasus itu, diduga tersangka tidak hanya melakukan pencurian pada satu lokasi saja, namun di beberapa tempat berbeda,” tuturnya.

Samsuri menjelaskan sebelum menjalankan aksinya kedua residivis ini mengintai terlebih dahulu lokasi yang akan dijadikan sasarannya. “Setelah dirasa aman, mereka langsung menguras barang milik korbannya. Keduanya kini telah mendekam di sel tahanan Mapolsek Jampang Tengah untuk menunggu diadili di Pengadilan Negeri Cibadak,” tandasnya.

Akibat ulahnya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. “Sehingga pelaku harus kembali lagi menjalani hidupnya di balik jeruji besi maksimal tujuh tahun,” pungkasnya. rol

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan