Buaya Peliharaan Warga di Sukabumi Dievakuasi

SUKABUMI — Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat mengevakusi buaya muara yang diserahkan warga secara sukarela di Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Saat ini buaya itu langsung di bawa ke Pusat Penyelamatan Satwa Cikananga, Nyalindung, Kabupaten Sukabumi.

Buaya muara tersebut awalnya dipelihara warga di Kampung Sukamantri RT 17 RW 07 Desa Kalapanunggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Selain buaya di lokasi itu juga petugas mendapatkan penyerahan satwa dilindungi lainnya seperti burung kakak tua serta kura-kura kaki gajah.

‘’Awalnya dihubungi warga yang bertanya apakah buaya termasuk satwa dilindungi,’’ kata Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) BBKSDA Jawa Barat Sudrajat kepada wartawan di lokasi penyerahan satwa. Pertanyaan itu dijawab bahwa memang benar satwa tersebut dilindungi.

Lalu kata Sudrajat warga yang memelihara buaya menyerahkan secara sukarela kepada petugas. Bahkan pada kesempatan itu diserahkan juga satwa dilindungi lainnya seperti burung kakak tua serta empat ekor kura-kura kaki gajah yang juga termasuk satwa dilindungi.

Sudrajat menjelaskan, upaya evakuasi dikoordinasikan dengan petugas PPSC. Dimana sejumlah satwa itu langsung dibawa ke PPSC di Nyalindung, Sukabumi.

Sebenarnya warga tidak dilarang memelihara hewan itu namun ada aturan main. Misalnya memelihara buaya ada izin penangkaran termasuk kakak tua. “Sementara penyu kaki hijau belum diperbolehkan penangkarannya,” tandasnya.

Penyerahan satwa secara sukarela itu ungkap Sudrajat menunjukkan adanya kesadaran warga yang meningkat untuk melindungi satwa dilindungi. “Sebelumnya BBKSDA mendapatkan penyerahan satwa lain seperti elang,” cetusnya.

ia mengungkapkan, asal usul satwa langka yang berada di masyarakat masih belum diketahui secara pasti serta sulit dilacak Namun kemungkinan berasal dari perdagangan secara online.

“Hal ini didasarkan pada pengalaman atau kasus perdagangan satwa dilindungi sebelumnya yang terjadi di Sukabumi serta Bogor. Para pelakunya pun kini sudah diproses secara hukum,” pungkasnya. red

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan