Si Jagomerah Lalap Lima Rumah Warga Babakananyar

CIBADAK — Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sedikitnya lima rumah warga di Kampung Babakananyar RT 01/08, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak, hangus dilalap si jago merah, Kamis (4/10) sekitar pukul 13.00 WIB. Kendati, tidak memakan korban jiwa. Namun, kerugian akibat kebakaran tersebut ditaksir mencapai ratusan juta. Diduga, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik.

Salah seorang korban, Restu Purnama mengatakan, kaget ketika melihat api yang sudah membesar di atas rumahnya. Sontak, dirinya langsung keluar rumah untuk meminta bantuan kepada warga setempat. “Saya lihat api itu sudah berkobar di lantai atas rumah dan langsung keluar untuk meminta bantuan memadamkannya kepada tetangga,” kata Restu kepada www.sukabumizone.com.

Sial, karena api sudah membesar sehingga warga tidak bisa memadamkannya karena menggunakan alat seadanya. Akibatnya, barang-barang berharga seperti motor, televisi dan yang lainnya hangus terbakar. “Karena memang apinya sudah berkobar sehingga tidak bisa dipadamkan menggunakan alat seadanya,” ucapnya.

Di tempat sama, Ketua RW 08 Entang Barnas mengatakan, sejumlah petugas Damkar mengalami kendala dalam menangani kebakaran lantaran posisi kebakaran berada di tengah pemukiman yang padat. Sehingga, api dengan cepat merembet ke rumah lainnya. “Karena jalan evekuasi sempit kemudian posisi rumah berdempetan sehingga Damkar tidak bisa masuk. Itu lah yang menyebabkan api cepat menjalar dari satu titik ke titik lainnya,” kata Entang.

Sementara itu, Lurah Cibadak Budi Eka Andriana menjelaskan,setelah mendapatkan informasi dari warga pihaknya langsung terjun kepalangan dan berkoordinasi dengan pemerintah terkait untuk berupaya memadamkan api. “Tak lama kemudian tiga unit Damkar membantu melakukan pemadaman api,” jelasnya.

Ia menambahkan, kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp 200 juta lebih. Saat ini para korban kebakaran diungsikan dulu ke tempat evakuasi sementara. “Untuk penanganan lebih lanjut kami akan berkoordinasi dengan BPBD dan dinas lainnya,” pungkasnya. (Restu)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan