SDN 2 Cikembar Terapkan Lima Hari Sekolah

CIKEMBAR — Seiring di luncurkannya Permendikbud Nomor 23 Tahun 2017 tentang hari sekolah maka, Sekolah Dasar Negeri ( SDN) 2 Cikembar Kecamatan Cikembar Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, melaksanakan peraturan tersebut dengan mengadakan lima Hari Sekolah.

Kepala Sekolah SDN 2 Cikembar, Maman mengatakan, SDN 2 Cikembar telah melaksanakan program itu kurang lebih tiga Minggu yang lalau. Sebelum diterapkannya pendidikan karakter itu, pihak sekolah diberi pilihan antara lima sampai enam hari sekolah tergantung evaluasi sekolah di mana sekolah tersebut memenuhi syarat dan ketentuan.

“Setelah dikaji, SDN 2 Cikembar merupakan salah satu sekolah yang terpilih sebab didukung sarana dan prasarana memadai, transportasi anak yang juga memadai. Alhamdulilah saya selaku kepala sekolah beserta seluruh staf di SDN 2 Cikembar mengadakan musyawarah terkait kesiapan para staf,” kata Maman kepada www.sukabumizone.com Selasa, (7/10).

Kepala SDN 2 Cikembar Maman

Setelah dimusyawarahkan tutur Maman, hasilnya guru-guru sepakat untuk melaksanakannya. Setelah itu, pihaknya langsung mengundang komite, orang tua wali murid dan lainnya untuk mensosialisasikannya kembali. “Dalam sosialisasi ini kami menyampaikan agar para orang tua bisa mengondisikan anak-anaknya dalam pendidikan karakter ini,”ujarnya.

Menurutnya, program tersebut dilakukan tidak hanya di sekolah saja melainkan juga dibantu peranserta orang tua. “Sebab ada juga pembinaan ekstrakurikuler yang dilaksanakan di luar sekolah seperti halnya, pembinaan minat bakat, Drumband, pencak silat, karate dan olahraga seprti Voli dan lainsebagainya,” terang Maman.

Selain itu, untuk memperdalam akademik, dilakukan pemantapan dan kursus, yang merupakan upaya pihak sekolah dalam mengembangkan potensi anak di luar sekolah. “Dan semua itu disambut antusias oleh siswa SDN 2 Cikembar,” imbuhnya.

Harapan ke depan, dengan berubahnya lima hari sekolah dan didalamnya terintegrasi penguatan pendidikan karakter, maka ia berharap masa depan anak lebih baik. Berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya, berkarakter dan siap untuk hidup di zamannya yang semakin banyak tantangan.
“Selanjutnya tidak hanya pendidikan secara pengetahuan dan keterampilan di sekolah saja. Namun, mereka juga bisa mengembangkan minat bakat dari lingkungan masyarakat. Karena, pelajaran di sekolah itu terbatas oleh waktu, ” pungkasnya. (Restu)

Lihat Juga...