Layanan Psikologis Diberikan PMI Kepada Keluarga Korban Lion Air

SUKABUMI – Palang Merah Indonesia (PMI) membuka pelayanan pertolongan pertama psikologis untuk pendampingan psikososial kepada keluarga korban pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT 610 yang jatuh di Karawang, Jawa Barat belum lama ini.

“Pelayanan itu untuk mengurangi perasaan duka serta beban psikologis khususnya keluarga korban, pada saat masih menunggu kabar kejelasan informasi keberadaan keluarganya yang hilang dalam insiden jatuhnya pesawat Lion Air,” kata salah seorang relawan PMI Malla Sari, Kamis (1/11).

Tim PMI mengerahkan personel dengan menyambangi serta melakukan pendekatan kepada para keluarga korban yang berdatangan serta menunggu hasil informasi resmi dari DVI Polri. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan itu dilakukan dengan cara berkomunikasi yang langsung mendapat reaksi emosional seperti ungkapan rasa sedih, cemas, marah serta penuh harap dari keluarga akan nasib keluarganya.

Melalui layanan dukungan psikososial ini, diharapkan dapat mengurangi beban psikologis keluarga korban supaya dapat terus bersabar serta tetap berdoa terbaik akan nasib para keluarganya atas kecelakaan maut tersebut.

Sementara, Kepala Biro Humas PMI Pusat Aulia Arriani menambahkan saat ini PMI terus mengerahkan sejumlah personelnya untuk membantu operasi kemanusiaan mengevakuasi korban dan puing pesawat Lion Air. Selain mengerahkan personel evakuasi serta kendaraan ambulans, relawan PMI juga diperbantukan untuk mengumpulkan serpihan tubuh korban yang menempel di puing pesawat dan labeling property puing pesawat yang sudah tercecer.

“Saat ini personel dibagi di dua lokasi yakni di dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, serta Pantai Tanjung Pakis, Karawang untuk melakukan evakuasi jika ada barang milik korban atau bagian tubuh jenazah dan serpihan pesawat ditemukan di perairan,” pungkasnya. rol

Lihat Juga...