Bupati Sukabumi Lakukan Monev ke Eks Wilayah V

SUKABUMI KAB — Monitoring dan evaluasi (Monev) merupakan bagian integral dari perencanaan. Monev perlu dan penting untuk mengukur capaian hasil pembangunan sekaligus dapat mengukur peningkatan kinerja penyelenggaraan emerintahan daerah.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Sukabumi di akhir tahun 2018 gencar melakukan monitoring di beberapa wilayah salah satunya adalah di Eks wilayah V yang meliputi Kecamatan Nyalindung, Lengkong, Purabaya, Jampang tengah dan Gegerbitung.

“Melalui kegiatan monitoring ini selain kita bisa silaturahmi kita juga bisa melihat progres dari pembangunan di tahun 2018. Lalu, kegiatan yang belum tuntas atau belum dikerjakan kita lakukan ditahun selanjutnya sesuai dengan program prioritas dalam Musrenbang,” kata Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat melakukan kegiatan monitoring dan evaluasi yang dirangkaikan dengan silaturahmi Bupati Sukabumi bersama masyarakat sewilayah 6, di GOR Cemerlang Kecamatan Nyalindung,Selasa (27/11).

Menurut Marwan, pembangunan di Kabupaten Sukabumi tidak akan berjalan dengan baik tanpa peran dan dukungan dari masyarakat. Menurutnya, permasalahan dan isu strategis tidak bisa dilakukan oleh Bupati Sukabumi dan perangkat daerah yang ada.

” Tentunya peran masyarakat sangat dibutuhkan dan bermanfaat baik dari sisi perencanaan melalui tahapan musrenbang, dari sisi pelaksanaan sebagai kontrol sosial, atau dari sisi evaluasi pembangunan. Sehingga, kita bisa sama-sama bergerak membangun Sukabumi yang lebih baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut dilakukan dialog antara Bupati Sukabumi dengan Masyarakat, dimana beberapa warga menanyakan beberapa permasalahan, diantaranya yang terkait dengan bidang Infrastruktur, Pendidikan, Kesehatan, Bencana, pertanahan, kepegawaian dan keagamaan.

Beberapa pertanyaan pun dijawab oleh beberapa Perangkat Daerah yang mendampingi Bupati Sukabumi pada acara itu, salah satunya Kepala Desa Citamiang Kecamatan Purabaya Imas Masitoh.

H.Marwan Hamami menyampaikan terimakasih atas masukan yang di sampaikan kepadanya.

“Beberapa kegiatan yang masuk dalam Anggaran biaya tambahan di tahun 2018 kita akan realisasikan segera, dan yang belum masukan mohon dimasukan dalam Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD),” jelasnya.

Ia berharap, Layanan Puskesmas dan pendidikan bisa menjadi corong dari pemerintah Kabupaten Sukabumi. “Untuk bisa melayani masyarakat dalam bidang kesehatan dan peningkatan kualitas pendidikan di masyarakat,” pungkasnya. (Restu)

Lihat Juga...