Hingga Penutupan, Festival O2SN, OSN, FLSN di Kecamatan Gunungguruh Berjalan Lancar

GUNUNGGURUH — Puluhan Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Gunungguruh Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, lakukan penutupan sekaligus mengumumkan pemenang dari setiap perlombaan di festival pada Olimpiade Sains Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dan Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLSN) tingkat Kecamatan bertempat di SDN 1 Babakan Sabtu, (23/02).

Dari informasi yang diberitakan sebelumnya, kegiatan tersebut dilaksanakan dari 18 samapai 24 Februari 2019. Adapun kriteria kegiatan yang di perlombakan diantaranya, Siswa Berprestasi, Mipa, Calistung, Olahraga dan masih banyak perlombaan lainnya.

Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Jamaludin mengatakan, kegiatan yang bertujuan untuk menggali pengetahuan serta mengukur prestasi dan potensi siswa ini telah sukses dilaksanakan di Gunungguruh.” Alhamdulillah, semua berjalan aman dan lancar sesuai harapan dari awal sampai akhir kegiatan. Sementara yang jadi juara umum saat ini adalah SDN 2 Parakanlima,” tutur Jamaludin yang kebetulan sebagai Kepala SDN 2 Parakanlima kepada www.sukabumizone.com Sabtu, (23/02).

Lanjut Jamal, Selain menggali potensi festival tersebut juga akan menjadi tolak ukur sebuah keberhasilan dari setiap sekolah dalam membina siswanya. ” Tentu targetnya adalah evaluasi tahunan. Dimana, seteiap sekolah akan mampu mengukur tingkat keberhasilan dalam membimbing siswanya hingga berprestasi,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, pada proses kegiatan pihak panitia telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan maksimal. Salah satunya, dalam menjaga kenetralan dari para juri. “Nah, untuk menjaga kemurnian dari festival para juri sengaja kami datangkan dari luar sekolah. Sehingga, jelas tidak akan ada kecurangan,” tandasnya.

Ia berharap, lomba-lomba seperti ini selalu diadakan sebagai evaluasi setiap sekolah dalam mendidik siswa. “Juga sebagai ajang untuk memacu prestasi siswa agar lebih baik dan sportif dalam mengikuti setiap perlobaan. Selin itu, kami harap kepada pemerintah yang di atas agar memberikan sarana dan prasaran yang memadai kepada seluruh sekolah di kecamatan ini. Sebab, mayoritas sarpras yang ada sudah tidak memadai salah satunya jumlah lokal kelas, “pungkasnya. (Agus)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan