Di Pasar Sukabumi Harga Bawang Merah Alami Kenaikan

SUKABUMI — Harga bawang marah di sejumlah pasar tradisional Kabupaten Sukabumi mengalami kenaikan harga. Kenaikan ini ditemukan berdasar pantauan petugas Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DPKUKM) Kabupaten Sukabumi pada pekan keempat Februari 2019.

Pantauan harga itu dilakukan di delapan pasar tradisional Sukabumi seperti Pasar Cibadak, Cisaat, Parungkuda, Cicurug, Palabuhanratu, Sukaraja, Surade, serta Sagaranten. ‘’Harga bawang merah di pasaran rata-rata naik dari Rp 21.500 per kilogram menjadi Rp 24.250 per kilogram,’’ kata Sekretaris DPKUKM Kabupaten Sukabumi Andang Koswara kepada wartawan.

Menurutnya, lonjakan harga itu terjadi di Pasar Sukaraja. Harga bawang merah naik dari Rp 20 ribu per kilogram menjadi Rp 28 ribu per kilogram. Hal serupa terjadi di Pasar Palabuhanratu, di mana harga bawang merah naik dari Rp 22 ribu per kilogram menjadi Rp 26 ribu per kilogram.

Kenaikan serupa juga terjadi di Pasar Parungkuda dari Rp 20 ribu per kilogram menjadi Rp 25 ribu per kilogram serta Pasar Cicurug dari Rp 22 ribu per kilogram menjadi Rp 24 ribu per kilogram.

Andang menjelaskan, kenaikan harga bawang merah juga terjadi di Pasar Cisaat dari Rp 22 ribu per kilogram menjadi Rp 23 ribu per kilogram. Sementara harga bawang merah di Pasar Cibadak tetap sebesar Rp 24 ribu per kilogram.

“Adanya kenaikan harga bawang merah mendapatkan pehatian dari pemerintah. Sehingga petugas di lapangan tetap memantau pasokan dan perkembangan harga di pasaran,” cetusanya.

Lebih lanjut Andang menuturkan, harga untuk komoditas lainnya terpantau stabil. “Misalnya harga beras premium turun sedikit dari Rp 10.825 per kilogram menjadi Rp 10.813 per kilogram. Harga beras medium masih tetap Rp 9.888 per kilogram,” pungkasnya. (net)

Lihat Juga...