LIPI Nyatakan Sesar Cimandiri di Sukabumi Perlu Kajian Mendalam

SUKABUMI — Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) nyatakan perlu kajian mendalam pada Sesar Cimandiri di Sukabumi Jawa Barat yang masih aktif. Sebab, sesar tersebut menjadi pemicu terjadinya gempa bumi.

“Ancaman ada sebab secara catatan gempa bumi terjadi gempa pada 1900,” kata peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) sekaligus anggota tim Pusat Studi Gempa Nasional (Pusgen) Mudrik R Daryono, belum lama ini.

Hal itu didasarkan pada katalog Fisher yang menunjukkan gempa tersebut terbuki pernah ada. Mudrik menjelaskan penelitian mendalam untuk memahami Sesar Cimandiri, terutama terkait lokasi pasti dan karakteristiknya.

Selain itu, Mudrik menegaskan, untuk mengetahui ulang tahun gempanya setiap berapa ratus tahun. Saat ini, ada dua penelitian terakhir dari ahli peneliti menyangkut Sesar Cimandiri.

Ia menambahkan penelitian itu menyebutkan Sesar Cimandiri masih aktif. Karena itu, diperlukan penelitian lebih mendalam mengenai sesar tersebut.

Terlebih berdasarkan data yang ada tercatat gempa kecil yang terjadi akibat pergerakan sesar itu. “Karena itu, kewaspadaan masyarakat memang penting dalam menghadapi potensi gempa bumi. Pasalnya saat ini belum diketahui secara pasti sumber gempa serta siklusnya,” tuturnya.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan, pada 2018 lalu terjadi bencana sebanyak 155 kejadian. Di mana dari jumlah itu sebanyak 25 kejadian gempa yang dirasakan warga Sukabumi. (rol)

Lihat Juga...