Cegah Longsor, Pemdes Kertaangsana Bangun TPT dari DD Tahap Satu 2019

NYALINDUNG — Pemerintah Desa (Pemdes) Ketaangsana Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, bangun Tembok Penahan Tanah (TPT) dengan volume 25 meter Tinggi 3 meter di Kampung Buniayu RT 02 RW 06 dari anggaran Dana Desa (DD) tahap satu 2019, Minggu, (24/03).

Salah seorang Warga Kampung Buniayu RT02 RW06 Deden Suparhan menuturkan, warga sangat senang dengan adanya pembangunan yang dilakukan pemdes khususnya pembangunan TPT.” Pasalnya, warga sangat mengharapkan adanya TPT tersebut agar jalan yang sering warga lewati ini lebih kuat dan tidak khawatir terancam longsor atau pergeseran tanah seperti kejadian tahun lalu. Apalagi ini merupakan akses jalan yang sering di lalui,” ungkap Deden kepada www.sukabumizone.com Minggu, (24/03).

Ia berharap, dengan adanya bantuan TPT ini warga bisa lebih nyaman dan aman ketika melewati jalan tersebut.” Kami juga meminta pemerintah lebih cepat tanggap dalam menanggapi kekhawatiran warga terkait acaman longsor,” ujarnya.

Di tempat terpisah Kepala Desa (Kades) Kertaangsana Agus Sudrajat mengatakan, tujuan dibangunnya TPT tersebut salah satunya untuk memperkuat tebing tanah jalan lingkungan. Selain itu, terdapat satu rumah warga persis diatasnya terancam longsor.” Kami lakukan pembangunan ini sebagai bentuk realisasi DD tahap satu 2019 yang menjadi sekala prioritas di tahun ini,” kata Agus.

Seiring dengan adanya harapan dari warga ujar Agus, pemdes bukan tidak cepat tanggap dalam menyikapi adanya tanah longsor tahun lalu. Akan tetapi, ketika adanya Musdus belum masuk skala prioritas karena warga di kampung itu tidak memberikan pengajuan.” Maka, dari itu kami tidak bisa memasukan datanya di Musrenbang,” jelas dia.

Untuk itu ia berharap, warga bisa hadir mengikuti musyawarah karena sangat penting dalam menentukan pembangunan yang akan dilakukan pemdes.” Kami juga berharap adanya kepedulian warga dalam menjaga hasil pembangunan dan butuh peran aktif  warga untuk melaporkan setiap kerusakan atau bencana yang perlu disikapi dengan cepat,” pungkasnya. (Agus)

Lihat Juga...