Imigrasi Sukabumi Kembali Deportasi Delapan WNA

SUKABUMI–Kantor Imigrasi Kelas II Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Sukabumi Jawa Barat melakukan deportasi terhadap delapan orang warga negara asing (WNA). WNA itu dideportasi karena melakukan pelanggaran keimigrasian dalam rentang waktu Januari hingga Maret 2019.

“Dalam tiga bulan terakhir ada 21 orang WNA yang ditindak dengan jumlah tindakan keimigrasian sebanyak 27 tindakan,’’ kata Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Sukabumi Zulmanur Arif kepada wartawan Minggu (31/3). Dari 21 orang itu sebanyak delapan orang dikenakan tindakan deportasi ke negaranya masing-masing.

Dari data yang diperoleh menyebutkan WNA yang dideportasi itu di antaranya berasal dari China serta Srilangka. Selain deportasi ada sejumlah tindakan administratif yang dikenakan yakni penangkalan, pembatalan izin tinggal, larangan untuk berada di satu tempat atau beberapa tempat, pendetesian, pengenaan biaya beban serta deportasi.

Menurut Zulmanur, pada rentang Januari hingga Desemeber 2018 lalu ada sebanyak 40 orang WNA yang ditindak. Sementara jumlah tindakan administrative keimigrasian mencapai sebanyak 84 tindakan.

Dari 40 orang WNA itu sebanyak 26 orang diantaranya dideportasi. “Sementara sisanya hanya mendapatkan tindakan keimigrasian lainnya,” ujarnya.

Zulmanur menjelaskan, WNA yang dideportasi berasal dari 16 negara. Yaitu, berkewarganegaraan Tiongkok, Korea Selatan, Arab Saudi, Filipina, serta Brunai Darussalam.

Ke depan, Imigrasi berharap kepada warga asing untuk taat pada ketentuan yang berlaku di Indonesia. Hal ini dikarenakan pemerintahan saat ini sudah mempermudah proses investasi dan diharapkan bisa diikuti dengan pelaksanaan ketentuan yang ada. (red)

Lihat Juga...