Di Cisaat Satu Unit Rumah Warga Ludes Dilalap Sijago Merah

SUKABUMI – Satu unit rumah milik Deri Heryadi (31) asal warga Kampung Cicadas, RT 30/06, Desa Gunungjaya, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap si jago merah, Kamis (11/4).

Dari informasi menyebutkan, rumah itu milik salah satu Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Sukabumi. Saat kejadian, Deri tengah menghadiri kampanye Jokowi di Kecamatan Cikembang. Sementara, keluarganya sedang berada diluar rumah sehingga kondisi rumah sepi tanpa penghuni. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai ratusan juta. “Kejadian sekira pukul 13.15 WIB. Saat itu, saya masih di lokasi kampanye, tiba-tiba istri saya menalpon memberitahukan kejadian ini,” kata Deri Kamis, (11/4).

Setelah mendapatkan kabar ia bersama temannya bergegas pulang untuk melihat kondisi rumahnya. Benar saja, ketika sampai di kediamannya warga tengah sibuk memadamkan api yang berkobar. “Ketika sampay di rumah waga sudah pada ramai,” terangnya.

Setiba di depan rumahnya, dirinya hanya bisa pasrah, karena rumah permanen dengan ukuran 8 kali 20 meter persegi miliknya tersebut sudah dilalap si jago merah. Meski warga setempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya tapi upaya tersebut tidak berhasil karena api sudah membesar. “Ya, saya hanya bisa pasrah karena memang saat datangpun api sudah besar dan tidak mungkin bisa dipadamkan,” imbuhnya.

Menurut dia, pemadam kebakaran datang setelah atap rumahnya hampir habis terbakar. Dalam kurun waktu sekitar 10 menit api baru berhasil dipadamkan. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, api juga tidak merembet ke rumah orang, istri dan anak saya selamat. Karena pada saat kejadian mereka sedang berada di rumah tetangga,” tandasnya.

Akibat kebakaran tersebut, satu unit sepeda motor jenis Honda Beat dengan barang lainnya hangus terbakar. “Semua perabotan, barang-barang di dalam rumah hangus gak ada yang sisa, motor saya juga hangus. Mungkin kebakaran ini akibat adanya konsleting listrik,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna mengaku, hingga saat ini BPBD belum menerima laporan adanya kejadian tersebut. “Belum ada laporan, kami akam segera ke lapangan,” tukasnya. (red)

Lihat Juga...