Dongkrak Kesadaran Berzakat Pemdes Sirnajaya Gelar Sosialisasi

WARUNGKIARA — Pemerintah Desa (Pemdes) Sirnajaya Kecamatan Warungkiara Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, gelar Sosialisasi Panduan Zakat Fitrah dan Zakat Maal 1440 Hijriyah di Aula Desa Sirnajaya Rabu, (15/05). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya pemahaman kepada muslim mengenai Zakat Fitrah dan Zakat Maal. Kegiatan tersebut dihadiri  UPZ kecamatan, KUA, RT,  RW, MUI, BAZ , dan tokoh agama setempat.

Kepala Desa Sirnajaya Dirman Sudirman diwakili Kepala Seksi (Kasi) Pemerintah (Pem) Desa Sirnajaya Angga Martana mengatakan, sosialisasi zakat merupakan salah satu program pemerintah dari daerah hingga pusat. Sehingga, tujuan dari acara ini adalah agar nantinya pelaksana Zakat bisa mengerti dan memahami aturan aturan dalam pemabagian Zakat sesuai Syari’at Islam, karena belakangan ini masih banyak pelaksana Zakat yang tidak mengikuti aturan sepeti lebih memberikan Zakat kepada perseorangan dari pada kepada pihak-pihak yang telah ditentukan. “Acara ini dilaksanakan setiap tahunnya agar masyarakat mengerti dalam berzakat. Peran pemerintah disini mengkoordinir zakat tersebut agar dapat diberikan keasecara merata dan tepat,” tuturnya.

Selain itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa Zakat harta (mal) dalam pengertiannya adalah zakat yang wajib dikeluarkan dari harta seorang muslim apabila telah mencapai jumlah tertentu (nishab) sedangkan Zakat Fitrah adalah zakat yang wajib dikeluarkan seorang Muslim menjelang hari raya Idul Fitri pada bulan Ramadhan. “Besar Zakat di 2018 lalu mencapai 90 persen. Ya, mudah-mudahan tahun ini lebih meningkat,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya sosialisasi saat ini menumbuhkan kesadaran bagi umat muslim khsusunya di Desa Sirnajaya agar memberikan zakat pada pihak yang tepat. “Sehingga, pembagian zakat ini dapat lebih terarah dan tepat sasaran,” tandasnya.

Di tempat yang sama seorang warga Kampung Ciseureuh Iyus mengaku, sangat antusias mendukung sosialisasi Zakat Fitrah dan Zakat Maal tersebut. Pasalnya, ia mengaku sosialisasi pehamaham zakat secara meluas sulit diperoleh. ” Kami mendukung serta tantusias mengikuti sosialisasi ini. Mudah-mudahan dengan adanya sosialisasi seperti ini pemahaman kami dan masyarkat bertambah terkait zakat,” singkatnya.

Senada di katakan seorang warga Kampung Cilandak Herman. Menurutnya, sosialisasi tersebut diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat dalam berzakat sesuai dengan teknis yang benar.” Zakat ini ke kedapan diharapkan lebih terarah dan tepat guna,” pungkasnya. (Ginanjar)

Lihat Juga...