Korban Petasan Meledak di Sukabumi Masih Mendapat Perawatan

SUKABUMI — Sebanyak empat korban ledakan petasan di Kota Sukabumi Jawa Barat, masih mendapatkan penanganan medis di RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi. Sementara satu korban lainnya diperbolehkan pulang sebab hanya mengalami luka ringan.

Sebelumnya, lima orang warga menjadi korban ledakan petasan yang tengah diturunkan dari mobil di Jalan Stasiun Timur Kota Sukabumi Senin (13/5). Kelima korban luka itu diantaranya Sultan (40) pemilik toko, serta tiga pegawainya Herman (48), M Yudi (18), dan Hamdan (23) serta seorang yang melintas Engkay Zakiah (56) warga Cipanengah Kecamatan Lembursitu.

Seluruh korban langsung dibawa ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi untuk mendapatkan penanganan medis. Informasi yang diperoleh, ledakan petasan terjadi pada Senin Sore, pukul 16.00 WIB. Saat kejadian ada dua mobil Gran Max yang mengangkut petasan tengah bongkar muat dengan nomor polisi F 8936 TB serta F 8255 SL.

“Dari lima korban, empat diantaranya masih dalam perawatan tim medis,” kata Ketua Tim Penanganan Keluhan dan Informasi RSUD R Syamsudin SH, Wahyu Handriana kepada wartawan belum lama ini.

Sebabnya keempat korban mengalami luka yang cukup serius diantaranya luka bakar pada sejumlah bagian tubuh. Terutama kata Wahyu, terhadap dua orang korban yang mengalami luka pada bagian mata. Di mana dikhawatirkan nantinya terjadi gangguan penglihatan.

“Namun, kondisi ke empat pasien dalam keadaan stabil. Sementara penangananya melibatkan dokter spesialis bedah dan mata,” tuturnya.

Wahyu menjelaskan, satu pasien yang pulang yakni Zakiah yang hanya mengalami luka ringan pada bagian kaki serta tangan. Pada saat kejadiaan Zakiah mengendarai sepeda motor dan terjatuh ketika mendengar suara ledakan.

“Saya lagi lewat di depan mobil boks tersebut dan terkejut mendengar suara ledakan,” kata korban ledakan yang mengalami luka ringan Zakiah.

Ia menjelaskan, suara ledakan itu cukup keras dan tidak sadar mengalami luka pada bagian tangan serta kaki. Zakiah menerangkan, ia melintas di jalan itu setelah pulang dari pasar serta akan menuju rumah saudaranya. “Namun ketika melintas di depan toko yang menjual petasan terjadi ledakan,” pungkasnya. (red)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan