Pemukiman Warga Desa Bojong Sari Terancam Longsor

 

NYALINDUNG — Kondisi tanah di bantaran Sungai Cimandiri tepatnya di Desa Bojong Sari Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Jawa Barat, terus terkikis. Bahkan, dari pantauan www.sukabumizone.com Selasa, (11/06) menyebutkan, kondisi tanah di bantaran sungai tersebut mengancam pemukiman warga di sekitarnya.

Kepala Desa Bojong Sari Kecamatan Nyalindung Kabupaten Sukabumi Yayat Sudarjat.jpg

Kepala Desa Bojong Sari Yayat Sudarjat mengatakan, kondisi tanah di bantaran sungai yang membentang di sepanjang wilayah Desa Bojongsari terus mengalami pengikisan. Bahkan saat ini kikisan tanah telah mengancam dua kampung di desa tersebut.” Yakni, di Kampung Tanggeung RT 01/02 Kedusunan Lima. Dimana, ada sebuah jalan sebagai poros desa, satu masjid dan beberapa rumah warga yang teracam. Selin itu, di Kampung Karikil Cimerak RT 03/01 sebuh jembatan juga terancam ambruk. Saat ini warga cukup cemas dan kami sebagai pemerintah desa juga turut merasakannya,” ungkap Yayat saat disambangi www.sukabumizone.com Selasa, (11/06).

Ia menjelaskan, pihaknya terus berupaya untuk mendapatkan bantuan penahanan tanah dari pemerintah khsusunya Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui instransi terkait.”Sebab untuk memperbaiki bantaran sungai ini membutuhkan biaya sangat besar seperti pengadaan kurang lebih 300 beronjong di dua kampung tersebut,” tuturnya.

Ia berharap, ada bantuan dari pemerintah yang di atas sebelum terjadi sesuatu yang didak diinginkan. “Apabila permasalahan ini dibiarkan berlarut-larut tidak menutup kemungkinan akan terjadi longsor yang mengacam keselamatan warga. Lebih khawatir lagi apabila datang hujan yang menimbulkan banjir bandang,”pungkasnya. (Agus)

Lihat Juga...

Tinggalkan Balasan