Pasca Lebaran Sampah Berserakan di Pantai Selatan Sukabumi

SUKABUMI KAB — Pasca libur Idul Fitri 1440 H ribuan limbah plastik berserakan di sepanjang pantai selatan Sukabumi. Pemerintah Kabupaten Sukabumi melalui Dinas terkait bersama sejumlah masyarakat dan komunitas langsung berbondong membersihkan ribuan limbah yang berserakkan di sepanjang pantai selatan Sukabumi.

Dikabarkan sebelumnya Bupati Sukabumi H. Marwan Hamami selalu menghimbau kepada seluruh masyarakat yang menikmati pantai di Sukabumi agar selalu menjaga dan melestarikan keindahan pantai dan tidak membuang sampah di pinggir pantai.

“Pak Bupati sering menghimbau agar sama sama menjaga kebersihan dan memelihara keindahan di kawasan wisata misalnya seperti dipantai dengan tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak merusak fasilitas yang berada di pantai,” kata Herdy Somantri selaku Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik DKIP Kab. Sukabumi kepada awak media.

Keindahan pantai di Sukabumi bisa dirasakan kenyamanannya apabila terlihat bersih dari sampah. “Kalau pemerintah saja tentu mustahil selesai masalah sampah ini, perlu komitmen dan kesadaran bersama, baik para pemilik warung atau warga pengunjung sehingga kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat untuk menangani dan menyelesaikan masalah sampah ini,” terangnya.

Herdy mengapresiasi sejumlah komunitas dan warga masyarakat yang telah peduli untuk membersihkan sampah. “Ini yang patut di tiru, lembur urang di jagaan ku urang (ind* kampung kita di jag sama kita)” pungkasnya.

Di hubungi melalui pesan aplikasi Denisa eriska selaku Kepala Bidang pengelolaan sampah pada Dinas Lingkungan Hidup menyampaikan bahwa dirinya bersama pasukan kuningnya terus berupaya melakukan bersih bersih di lokasi wisata.

“Armada yang disiagakan selama libur Idul Fitri 12 armada dumptruck dengan jumlah personil 60 orang,” jelasnya.

Menurut Denis, Khusus untuk wilayah Palabuhanratu dan sekitarnya kita menambah armada pengangkut sampah dengan 2 pick up.

“Sementara ini komunitas yang banyak membantu di lapangan antara lain Komunitas Paguris, My Palabuhanratu, dan TP3TP serta komunitas lainnya,” pungkasnya. (Ginanjar)

Lihat Juga...